Langit7, Jakarta - Melakoni pekerjaan yang memang disukai menjadi impian banyak orang. Salah satu yang diidamkan adalah menghasilkan cuan dari hobi yang dijalankan.
Itulah yang dirasakan Reyner, pemuda asal Tangerang yang menjalankan usaha dari hobinya. Reyner merupakan pehobi sekaligus pebudi daya ikan mas koki.
![Dapat Cuan dari Hobi Ikan Mas Koki]()
Usahanya itu berdiri sejak tahun 2000-an. Reyner memilih mas koki karena ikan dengan bentuk perut seperti balon ini memiliki peminat yang tidak pernah mati di pasaran.
Baca juga:Teten: Celaka, UMKM Masih Berurusan dengan Keripik dan DodolSebagai pehobi, dia juga cukup menikmati progress pertumbuhan ikan mas kokinya. Apalagi, gaya berenang dan bentuk tubuh ikan ini juga cukup lucu untuk dinikmati.
"Kalau fasilitasnya mumpuni, ukuran ikan ini bisa jumbo dan itu asyik banget," katanya dikanal YouTube agromaritim.
Melalui usaha dengan nama Pulosamid Midas JKL Goldfish Farm itu, dia membudi dayakan ikan mas koki untuk kebutuhan kontes, seperti jenis ranchu, ryukin, oranda, dan lainnya.
Dia mengaku, menjadi pebudi daya karena memang hobi memelihara ikan mas koki. Dari hobinya itu, dia mulai memahami jenis, karakter, dan kualitas ikan yang pas untuk dijadikan kebutuhan kontes.
"Jadi kalau kita lihat mas koki di toko pinggir jalan itu kualitasnya beda. Kita punya lebih proporsional lagi bentuknya, lama-lama kita melihat ikan juga sudah paham mana yang jelek dan bagus, karena sudah terbiasa," jelasnya.
Baca juga: Kemenkop UKM Dukung Kelahiran Wirausaha Muda SyariahIkan mas koki, kata dia, memang berpeluang untuk dijadikan usaha yang menghasilkan cukup keuntungan. Awalnya, dia membudidayakan mas koki dengan skala rumahan.
![Dapat Cuan dari Hobi Ikan Mas Koki]()
Namun, seiring permintaan yang meningkat, produksi rumahannya itu belum cukup memenuhi kebutuhan pasar. Untuk itu, dia mulai membuat kolam besar di lahan yang besar pula.
Walaupun modal yang keluar cukup besar, tapi Reyner optimistis, upanya mengembangkan usaha itu akan menuai hasilnya.
"Pengalamanku berkecimpung di koki selama 10 tahun lebih, ikan ini punya grafik yang relatif stabil. Artinya, dibilang meroket sekali tidak, tapi dibilang jatuh banget juga tidak," ujarnya.
Menurutnya, kerugian dalam bisnis sudah biasa dialami oleh setiap yang melakukannya. Begitu juga dia yang sesekali masih merasakan sulitnya mengeluarkan barang dagangan.
Baca juga: Upaya Bangkitkan Produk Halal UMKM Lewat Himpunan Dana WakafApalagi, segmen pasar yang disasarnya berasal dari kalangan pehobi. Hal itu membuat peminatnya datang dan pergi begitu saja.
"Semua petani pasti merasakan hal yang sama. Tapi dengan keyakinan kita pasti melewati masa itu," ujarnya.
Pulosamid Midas JKL Goldfish Farm telah mampu memasarkan hasil panennya ke luar negeri, seperti Vietnam. Kendati demikian, Reyner mengaku pasar domestik masih mendominasi untuk permintaan ikan mas koki.
Menurutnya, untuk bisa menjalankan usaha di segmen pehobi, maka pelakunya perlu memiliki kecintaan terlebih dulu terhadap hobi tersebut.
"Kayak aku di sini pelihara koki karena ikannya memang lucu dan menggemaskan. Jadi nikmati segala prosesnya, nanti pasti akan tumbuh dari diri sendiri," tambahnya.
(zul)