Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik TKA) untuk jenjang SMA/SMK/MA dan sederajat sudah di depan mata. Segala persiapan sudah harus disiapkan, termasuk mengetahui macam-macam hal yang dianggap sebagai pelanggaran selama ujian berlangsung.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini berubah. Bagi murid SMA/SMK/MA dan sederajat wajib tahu perubahan skor TKA dari semula 0-100 kini menjadi 200-800. Apakah artinya soal ujian menjadi lebih sulit?
Mata pelajaran yang diujikan pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) tidak jauh berbeda dengan sekolah menengah atas (SMA), sama-sama terdapat lima mata pelajaran yang terdiri dari tiga mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK) dan sederajat sudah di depan mata. Berikut ini jadwal resmi pelaksanaan TKA mulai dari pendaftaran, simulasi hingga pengumuman hasil. Serta list mata pelajaran apa yang bakal diujikan.
Pelaksanaan TKA jenjang SMA/SMK/MA dan sederajat tahun 2026 dilakukan lebih cepat disbanding tahun lalu, yaitu pada Oktober 2026 untuk gelombang pertama. Tahun sebelumnya, TKA SMA berlangsung pada November 2025.
Pelaksanaan ujian TKA untuk siswa kelas 12 dibagi dalam tiga gelombang, termasuk gelombang khusus. Tiap gelombang berlangsung selama empat hari, dengan materi yang berbeda setiap harinya. Berikut ini info lengkap mengenai jadwal ujian dan mata pelajaran yang diujikan.
Jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/MA dan sederajat tahun ini telah dirilis Kemendikdasmen. Catat tanggalnya, untuk persiapan lebih matang mulai sekarang.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA dan sederajat dimulai hari ini, Senin, 3 November. Berdasarkan pantauan dan laporan, TKA di seluruh daerah berjalan dengan lancar.
Sebanyak 180 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dari berbagai sekolah di DKI Jakarta turut serta dalam kegiatan Peningkatan Literasi Siswa melalui Pembuatan Konten Kebahasaan dan Kesastraan Tahun 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti memberikan pesan motivasi kepada seluruh murid sekolah menengah kejuruan (SMK) serta mengajak mereka untuk memiliki enam kunci utama agar menjadi lulusan yang hebat.
Program revitalisasi sekolah atau disebut Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan (PSPP) turut menyasar kepada satuan pendidikan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kemendikdasmen.
Lulusan Pendidikan Vokasi diharapkan siap berkompetisi di dunia kerja global. Untuk itu diperlukan tindakan nyata sebagai upaya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi tantangan global.
Kemendikdasmen melakukan upaya mendorong persiapan Pekerja Migran Indonesia dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam bentuk Bantuan Pemerintah Penguatan Persiapan Program Magang Luar Negeri Tahun 2024 kepada 113 SMK.