Langit7, Jakarta - Kura-kura menjadi alternatif bagi mereka yang ingin memiliki hewan peliharaan tapi alergi dengan bulu.
Salah satu yang menjadi idaman dan kini mulai banyak dipelihara adalah sulcata. Kura-kura darat ini terkenal dengan keunikannya yang bisa hidup hingga rentang waktu antara 50-100 tahun.
Selain menjadi hewan peliharaan yang tidak menyulitkan sang pemilik, sulcata juga menjadi investasi yang cukup menjanjikan bagi pecinta hewan.
Baca juga: Dua Tahun Pandemi, Usaha Pengrajin Bambu Ini Mulai Banjir OrderanSeperti pria asal Jakarta Barat, Wem Lumanauw yang memanfaatkan peluang bisnis itu dan memutuskan untuk menjadi peternak sulcata.
"Kalau untuk anakan itu kisaran Rp1-1,2 juta. Itu pun untuk ukuran 5-6 sentimeter," jelasnya dikanal YouTube CapCapung.
Awalnya, Wem memang pehobi dari kura-kura asal Afrika ini. Melihat adanya potensi bisnis yang cukup menjanjikan, dia mulai menjadikan hobinya sebagai ladang cuan.
Menurutnya, hobi yang menghasilkan merupakan idaman banyak orang dalam bisnis.
Dia mengaku mendapatkan pengetahuan soal beternak sulcata dari pengalamannya memelihara hewan bertempurung tersebut.
"Sebagian besar otodidak, ditambah dengan cari informasi di internet. Jadi learning by doing yajg kita lakukan di sini," ujarnya.
Baca juga: MUI Bantu Kurasi Produk UMKM Layak Ekspor Lewat PandampinganUntuk bisa beternak kura-kura, lanjut dia, perlu memperhatikan usia matang dari sulcata. Setidaknya, sulcata bisa dikembangbiakkan ketika sudah mencapai ukuran 40 sentimeter.
Adapun dia sendiri melakukan penjodohan dengan menyediakan satu jantan dan tiga betina. Selain itu, perlu dipastikan tempat budi daya juga memiliki media pendukung, seperti tanah untuk tempat bertelur.
"Kita perlu menjaga suhu di angka 30-34 derajat celsius, karena sulcata adalah hewan gurun. Jadi mereka itu butuh suhu yang lebih panas daripada suhu ruangan. Sementara untuk pemasaran, kita biasa menggunakan media sosial, seperti instagram dan facebook," tambahnya.
Baca juga: Muhammadiyah Dirikan Wasola di Malaysia, Bukan Sekedar Bisnis Tapi Diplomasi Kuliner(zul)