Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home masjid detail berita

Sejarah Hari Ahad Diganti Jadi Minggu, Ini Bedanya

fajar adhitya Ahad, 25 Juli 2021 - 12:35 WIB
Sejarah Hari Ahad Diganti Jadi Minggu, Ini Bedanya
Ilustrasi kalender di hari Minggu. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ummat Islam di Indonesia masih beranggapan bahwa tidak ada masalah menyebutkan kata 'Hari Minggu'. Padahal momen tanggal merah di kalender itu memiliki sejarah.

Bila dicek dari KBBI, Minggu: n (ditulis dengan huruf besar) hari pertama dalam jangka waktu satu minggu; Ahad: pada hari -- semua pegawai libur atau, n jangka waktu yang lamanya tujuh hari; pekan: setiap tahun kami mendapat cuti dua --.

Sama juga dengan Ahad: n hari pertama dalam jangka waktu satu minggu; Minggu atau n (ditulis dengan huruf kecil) satu; esa. Makna dalam kamus besar ini hampir sama kalau terkait penyebutan hari.

"Hari Minggu ini tidak ada, yang ada Ahad," kata Ustadz Adi Hidayat dalam kutipan ceramah singkatnya di Youtube.

Dalam Islam, hari Minggu yang kita kenal disebut hari Ahad. Penamaan hari Minggu sebenarnya dibawa oleh orang-orang Nasrani dari Portugis lalu diadopsi oleh masyarakat Indonesia hingga sekarang.

Ustadz Adi Hidayat mengatakan, penamaan hari Minggu baru dipakai sejak kedatangan bangsa Portugis pada 1511. Mereka diutus untuk membawa tiga misi suci yakni Gold, Glory dan Gospel.

Gospel yang berarti menyebarkan ajaran (agama) baru ini diyakini oleh masyarakat di wilayah jajahan mereka, termasuk nusantara yang kini Indonesia. Salah satu bentuknya membangun rumah ibadah.

"Orang-orang Nasrani saat beribadah tidak langsung meminta kepada tuhannya, tapi lewat orang suci yang dikenal Bapa, dulu disebut Santo Do Minggo," ujar Adi Hidayat.

Mereka pergi dua hari setelah ummat Muslim beribadah Jumat. Dua hari tersebut jatuh pada hari Ahad. Karena iktikadnya ingin pergi ke Santo Do Minggo, maka penamaan hari itu berubah.

"Masyarakat kita itu tidak suka yang panjang-panjang. Mereka lebih suka menyingkat, Santo Do Minggo, Do Minggo dan akhirnya menjadi Minggu sampai sekarang. Asalnya dari situ," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)