LANGIT7.ID, Gianyar - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mengungkapkan rasa kekecewaannya, usai timnya gagal mendapatkan tiga poin karena hanya mampu bermain imbang melawan Persija Jakarta di pekan ke-25 Liga 1 2021/2022, pada Senin (14/2) malam.
Unggul dalam jumlah pemain, sebenarnya Bajul Ijo bisa menambah pundi-pundi gol lagi meski saat itu dalam posisi leading, dengan kedudukan sementara 3-1. Namun, di menit-menit akhir Persebaya kecolongan melalui gol Makan Konate di menit ke-86 dan penalti Makan Konate menit ke-90+4.
“Ketika di menit-menit akhir, anak-anak benar-benar sedikit meremehkan lawan. Itu yang saya benar-benar marah kepada semua pemain,” kata Aji Santoso seusai perandingan.
Baca juga: Jelang Hadapi Persib, PSIS Masih Dilanda Krisis Pemain“Sebelum wasit meniup peluit panjang berakhirnya pertandingan, pemain harus tetap fight. Setelah unggul 3-1, pemain sedikit main-main. Tapi bola dari samping tidak ada yang ambil dan corner kick yang akhirnya menjadi gol,” ujarnya lagi.
Dia meminta para pemain, seharusnya tetap tenang, karena sudah unggul 3-1 pada saat itu. Namun demikian, para pemain malah terlihat panik sehingga Persija menguasai pertandingan. Meski sebenarnya, selama 90 menit, pemainnya sudah bermain cukup bagus.
“Jujur saya sampaikan, hasilnya sangat mengecewakan. Pemain bertahan kurang sabar. Pada malam hari ini, (sebenarnya) membuka peluang kami di jalur juara agak semakin berat,” ujarnya.
Aji juga mengomentari penyerangnya asal Belanda Arsenio Valpoort yang tak kunjung mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Meski sebenarnya memiliki kesempatan mencatatkan namanya di papan skor.
“Tadi saya sudah sampaikan ke Arsenio. Tugas seorang striker itu mencetak gol. Tadi dia ada tiga peluang membuat gol, tapi tidak terjadi. Ini masalahnya di teknik penyelesaian,” ujarnya.
Penyerang Persebaya Samsul Arif Munip justru masih optimistis jika Persebaya memiliki kans untuk meraih gelar juara musim ini. Pasalnya, masih ada 9 pertandingan.
Baca juga: Bermain 10 Pemain, Persija Imbangi Persebaya “Semua masih mungkin, jika kita bisa kerja keras dan bisa memperbaiki kesalahan. Minimal bisa bertahan di tangga atas,” kata Samsul.
Hasil imbang ini, diakui Samsul, sebagai bentuk hukuman kepada pemain Persebaya yang justru melakukan kesalahan sendiri sehingga bisa kemasukan dua gol, meski sebelumnya sudah unggul 3-1.
Skor 3-3 tersebut, membuat Persebaya bertahan di peringkat ke-5 di papan klasemen sementara dengan poin 45. Sebenarnya jika meraih tiga poin, bisa menggusur Bali United di peringkat 4 yang mengoleksi poin 46.
(sof)