LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin menerima kunjungan Dewan Pengurus Pusat Rabithah Alawiyah Periode 2021-2026. Pada pertemuan tersebut, Wapres mengungkapkan peran Rabithah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.
“Peran berbagai pihak, termasuk Rabithah Alawiyah, dibutuhkan saat ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi yang mampu bersaing secara global,” kata Kiai Ma'ruf, di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, kemarin (16/2/2022).
Wapres menyampaikan, salah satu cara konkret yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan SDM ahli serta mendorong sinergi yang baik antara pemerintah dan lembaga pendidikan untuk dapat menghasilkan output yang nyata, tidak hanya di atas kertas.
Baca Juga: Manfaat Dzikir Hasbunallah Wanimal Wakil“Pemerintah ingin menjadikan ekonomi dan keuangan syariah sebagai bagian dari perekonomian nasional untuk mewujudkan kesejahteraan yang berorientasi keadilan dan inklusif. Untuk itu, diperlukan banyak ahli di bidang tersebut,” kata Wapres.
“Lembaga pendidikan dan pemerintah harus bersinergi untuk turut serta menyumbangkan pemikiran dalam memajukan ekonomi syariah, misalnya, terkait pengembangan jaminan produk halal,” tutur Wapres.
Baca Juga: Dewan Dakwah Kader Ribuan Dai Didik Umat di Pelosok NegeriDi sisi lain, Wapres juga mengingatkan, bahwa sebagai negara yang majemuk, Indonesia rentan dengan aliran-aliran ekstremisme. Para ulama diharapkan dapat terus menyosialisasikan paham moderat (wasatiyyah) di tengah masyarakat agar kerukunan antarumat beragama dapat terjaga.
“Saya berharap para ulama dalam berdakwah dilakukan atas dasar prinsip kemaslahatan. Negara Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Saya optimis bahwa kita dapat menjadi panutan dunia sebagai negara yang damai, sejahtera dalam kondisi multikultural dan multi agama,” tuturnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Akan Arsiteki Pembangunan Masjid Raya Depok(zhd)