LANGIT7.ID, Jakarta - Emas atau logam mulai masih menjadi pilihan
investasi jangka panjang yang menjanjikan. Sejak 2022 ini potensi tersebut sangat menarik dan menguntungkan.
Pengamat pasar modal dari Esandar Arthamas, Lukman Hqeem mengatakan, pada 5 Maret kemarin, harga emas antam tercatat naik menjadi Rp3.000 dari sebelumnya menjadi Rp1.050.000 per gram.
"Sejak awal 2022, potensi investasi emas sangat menarik dan menguntungkan. Apalagi harga emas dunia terus mengalami kenaikan signifikan," kata Lukman dilansir Antaranews, Ahad (6/3/2022).
Baca Juga: 5 Cara Untung Berinvestasi Emas sesuai Syariat IslamMenurut dia, dua faktor utama yang mendorong kenaikan harga emas saat ini. Pertama, terkait kekhawatiran kenaikan inflasi di sejumlah negara besar dunia.
Kedua, situasi geopolitik yang memicu ketidakpastian pertumbuhan ekonomi global usai dihantam pandemi. Kemudian invasi Rusia ke Ukraina juga membuat stabilitas politik Eropa terganggu.
Situasi ini membuat emas sebagai aset pengaman investasi atau safe haven, sekaligus menjadi alat lindung nilai (hedging), sehingga menjadikannya salah satu instrumen investasi favorit.
Menurut catatan, harga logam mulia di pasar Indonesia sempat menyentuh harga premium mendekati Rp1,2 juta per gram dan kini diperdagangkan pada kisaran Rp1 juta per gram.
"Melihat fundamental dan teknikal, maka saat ini sangat menarik untuk melakukan pembelian dan investasi pada logam mulia. Harga emas batangan logam mulia saat ini memiliki tingkat likuiditas yang baik," katanya.
(bal)