Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home masjid detail berita

5 Tema Khutbah Jumat: Membentuk Keluarga Sakinah Lewat Pernikahan

fajar adhitya Jum'at, 11 Maret 2022 - 05:05 WIB
5 Tema Khutbah Jumat: Membentuk Keluarga Sakinah Lewat Pernikahan
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Keluarga memiliki kedudukan penting dalam membentuk peradaban Islam yang madani. Keluarga adalah lembaga pendidikan pertama dalam menanamkan ajaran agama dan nilai-nilai Islami.

Berkeluarga merupakan fitrah manusia dan termasuk sunnah, artinya sebuah jalan hidup yang juga ditempuh Rasulullah Saw. Pembentukan sebuah keluarga dalam Islam pun menempati posisi yang sakral.

1. Menikah adalah Ibadah

Khatib Jumat dapat memberikan edukasi bahwa pernikahan adalah ibadah. Karenanya, dalam prosesnya juga harus mengikuti syariat, mulai dari mencari pasangan, melamar, hingga melangsungkan pernikahan.

Pernikahan bisa membentengi diri dari kemaskiatan, menjaga kehormatan serta kesucian diri, juga pandangan dan kemaluan dari segala tindakan nista yang diharamkan Allah. Misalnya perzinaan, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:

Baca Juga: Adab dan Tata Cara Taaruf Online agar Tak Langgar Syariat

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وجاءٌ

Artinya, “Wahai para pemuda, siapa saja di antara kalian yang sudah mampu ba’at (menikah), maka menikahlah! Sebab, menikah itu lebih mampu menundukkan (menjaga) pandangan dan memelihara kemaluan. Namun, siapa saja yang tidak mampu, maka sebaiknya ia berpuasa. Sebab, puasa adalah penekan nafsu syahwat baginya,” (HR Muslim).

2. Ikhtiar Mencari Jodoh

Sebuah pernyataan klise yang sering muncul saat bicara soal calon pasangan hidup adalah “Jodoh di tangan Tuhan”. Betul, jodoh memang takdir Allah yang bersifat rahasia dan menurut kehendak Allah. Namun, seperti halnya rezeki, jodoh juga perlu diupayakan dalam mencarinya.

Karena menikah adalah ibadah, upaya mencari jodoh pun tidak boleh sembarangan. Kriteria utama bagi seorang muslim dalam mencari jodoh adalah agama dan akhlaknya. Keduanya merupakan kriteria prioritas sekaligus kritis karena akan menentukan jalannya bahtera rumah tangga.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

Artinya: “Dari Abu Hurairah ra. Dari Nabi Muhammad SAW. telah berkata: Wanita umumnya dinikahi karena empat hal: hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Karena itu, pilihlah yang memiliki agama, kalian akan beruntung.” (HR. Bukhari).

3. Pernikahan yang Berkah

Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri. Hakikat pernikahan adalah membentuk keluarga untuk menegakkan syariat Islam dan menggapai ridha Allah.

Dalam, Islam pernikahan memikul tujuan mulia lebih dari sekadar menghalalkan syahwat semata. Pada prinsipnya, tujuan pernikahan dalam Islam adalah memenuhi tuntutan hajat tabiat kemanusiaan, seperti berkasih sayang dan berketurunan.

Baca Juga: Putri Tanjung Resmi Dilamar, Apa Itu Tunangan dalam Islam?

Ada beberapa tujuan yang melekat dalam setiap perkawinan, yaitu menghalalkan hubungan kelamin untuk memenuhi hajat tabiat kemanusiaan, mewujudkan suatu keluarga dengan dasar cinta, kasih, dan memperoleh keturunan yang sah.

4. Membentuk Keluarga Sakinah

Sakinah berasal dari bahasa Arab yang dapat diartikan ke dalam bahasa Indonesia dengan ketenangan, ketenteraman, aman, dan juga damai. Inilah tujuan utama lembaga pernikahan.

Sakinah adalah tujuan pokok berkeluarga dalam Islam. Sakinah dapat terwujud bila mawadah (kasih sayang bilogis) dan rahmah (saling berkasih sayang dan dirahmati Allah Swt) senantiasa tumbuh dan terjaga pada anggota keluarga.

Surat Ar-Rum ayat 21:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

Artinya: Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.

5. Pentingnya Memelajari Fiqih Pernikahan

Sebab pernikahan dalam Islam adalah ibadah, maka pelaksanaannya pun harus berjalan sesuai ketentuan Allah dan Rasulnya. Di sinilah penting bagi setiap muslim untuk mempelajari Fiqih Pernikahan.

Khatib Jumat dapat membahas fiqih pernikahan agar umat Islam tak jatuh pada pernikahan yang dilarang agama. Dalam Fiqih Pernikahan dijelaskan syarat dan rukun nikah seperti seagama, bersepakat menikah, beridentitas jelas, tak terhalang untuk menikah, dan sebagainya.

Baca Juga: Pernikahan Beda Agama sedang Viral, Ini Tanggapan Kemenag

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)