LANGIT7.ID, Jakarta - Dzikir adalah pujian kepada Allah yang diucapkan secara berulang-ulang. Dzikir menjadi bagian dari amalan rutin sorang muslim.
Berdzikir memiliki keutamaan dapat menentramkan hati, menghilangkan kegundahan, menghalau kesulitan, hingga mendapat ampunan dosa. Allah Swt akan mengampuni dosa orang yang berdzikir padanya dengan niat ikhlas dalam sekejap.
Pertama, membaca dzikir laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qodir.
Bacaan dzikir:
Baca Juga: Hati-Hati Berharap Imbalan Saat Berdakwah dan Mengajarلا إلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَريكَ لَهُ ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ ؛ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin:
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qodirArti: Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya.
Kedua, dzikir subhanallahi wa bi hamdih. Seorang muslim yang membaca dzikir ini sebanyak 100 kali dalam sehari akan diampuni dosanya meski sebanyak buih di lautan.
Baca Juga: Kembali ke Masjid, MUI Ajak Umat Islam Hidupkan Syiar RamadhanBacaan dzikir:
سُبْحَانَ الله وَبِحَمْدِهِ
Latin:
Subhanallahi wa bi hamdih.Arti: Mahasuci Allah dan segala pujian untuk-Nya.
Ketiga, dzikir yang paling utama sesudah Al-Qur’an yang mulia adalah empat kalimat, yakni subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar. Keutamaan membaca dzikir dihapuskan darinya dosa-dosanya meskipun lebih banyak daripada buih di lautan.
Baca Juga: Tafsir At-Takasur: Larangan Sifat Suka Pamer dan Berbangga Diri(zhd)