Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Selain China Airlines, Ini 3 Kecelakaan Paling Mengerikan Pesawat Boeing 737 Series

ummu hani Selasa, 22 Maret 2022 - 10:36 WIB
Selain China Airlines, Ini 3 Kecelakaan Paling Mengerikan Pesawat Boeing 737 Series
Kecelakaan pesawat. Foto: Langit7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pesawat Boeing 737-800 yang dioperasikan China Eastern Airlines mengalami kecelakaan di Guangxi, China bagian Timur saat membawa sekitar 133 penumpang.

Boeing 737-800 China Eastern Airlines dengan nomor penerbangan MU5735 lepas landas dari Kunming pada 13:11 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Guangzhou pada 15:05. Sayangnya, Boeing 737-800 China Eastern Airlines jatuh di Guangxi dan memicu kebakaran di pegunungan.

Menurut data pelacakan Flighradar24, pesawat turun tajam dengan kecepatan 376 knot atau sekitar 696 km/jam dari ketinggian 29.100 kaki menjadi 3.225 kaki dalam rentang waktu tiga menit.

Baca juga: Pesawat China Eastern Kecelakaan, Xi Jinping Perintahkan Penyelidikan

Selain kecelakaan di China, pesawat Boeing 737 series ternyata telah mencatat sejumlah kecelakaan besar di beberapa negara. Berikut deretan jatuhnya pesawat Boeing 737 yang sudah Langit7.id rangkum dari berbagai sumber, Selasa (22/3/2022).

1. Lion Air JT-610

Boeing 737 pernah mencatat kecelakaan besar di Indonesia. Dioperasikan oleh maskapai Lion Air, Boeing 737 Max 8 tersungkur di Laut Jawa, Utara Kawarang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2018.

Pesawat dengan penerbangan nomor JT-610 yang membawa 189 orang, termasuk pilot kopilot, pramugari, dan penumpang, lepas landas dari Bandara Soetta menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang. Nahas, seluruh penumpang di dalamnya dinyatakan tewas, namun yang berhasil diidentigikasi hanya 125 jiwa saja.

Adapun penyebab kecelakaan adalah tidak berfungsinya sensor Computer Controlled Stability System yang dikenal sebagai MCAS (Maneuvering Characteristic Augmentation System).

MCAS memiliki fitur otomatis yang berguna memproteksi pesawat dari manuver berbahaya, seperti mengangkat hidung pesawat terlalu tinggi, sehingga mengakibatkan hilangnya keseimbangan.

2. Ethiopian Airlines

Lima bulan setelah kecelakaan Lion Air JT-610, Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines jatuh setelah enam menit lepas landas dari ibukota Ethiopia, Addis Ababa, menewaskan 157 orang yang berada di dalamnya.

Serupa dengan Lion Air JT-610, penyebab jatuhnya Ethiopian Airlines adalah karena tidak berfungsinya sensor Computer Controlled Stability System yang dikenal sebagai MCAS.

Baca juga: Spesifikasi Boeing 737, Pesawat China Airlines yang Jatuh di Guangxi

3. Air India Express

Pesawat Boeing 737-800 penerbangan internasional Air India Express Flight IX-812‎ jatuh dan terbakar pada 22 Mei 2010. Pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Dubai kemudian jatuh keluar landasan saat mendarat di Bandara Internasional Mangalore, India.

Total penumpang dalam pesawat tersebut berjumlah 160 dengan awak atau kru pesawat 6 orang. Dalam peristiwa itu, 158 orang dinyatakan tewas dan 8 orang selamat mengalami cedera. Adapun penyebab kecelakaan adalah kesalahan pada kru pesawat atau human error.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)