LANGIT7.ID-, -
Black box milik pesawat
Air India telah ditemukan. Dengan penemuan perekam data tersebut diharapkan dapat menjelaskan penyebab pesawat yang jatuh dan menewaskan sedikitnya 270 orang itu.
Pihak berwenang India mengatakan mereka telah menemukan perekam data penerbangan pesawat Air India, sementara tim di lokasi terus menyisir reruntuhan pada hari Sabtu.
Data yang diambil dari kotak hitam pesawat sangat penting dalam penyelidikan kecelakaan penerbangan, dan perekam data penerbangan dapat memberikan wawasan tentang detail seperti waktu, ketinggian, dan kecepatan udara.
"Penguraian kode kotak hitam ini akan memberikan wawasan mendalam tentang apa yang sebenarnya terjadi selama proses kecelakaan, atau beberapa saat sebelum kecelakaan," kata Menteri Penerbangan Sipil India, Ram Mohan Naidu Kinjarapu, dalam konferensi persnya, mengutip
nytimes.com, Minggu (15/6/2025).
Penerbangan AI171, yang menuju Bandara Gatwick London, jatuh beberapa saat setelah lepas landas dari Ahmedabad, di negara bagian Gujarat, India bagian barat. Hanya ada satu orang yang selamat dari 242 penumpang, dan puluhan orang di darat juga tewas.
Baca juga: Kesaksian Korban Air India yang Selamat: Banyak Jasad dan Serpihan Pesawat di Sekeliling SayaSebagai tanda peringatan yang disebabkan oleh kecelakaan itu, regulator penerbangan India memerintahkan Air India pada hari Jumat untuk melakukan "tindakan pemeliharaan tambahan" pada armada Boeing 787-nya. Menteri penerbangan mengatakan ada 34 pesawat semacam itu di India, delapan di antaranya telah menjalani pemeriksaan baru. Ia mengatakan sisanya akan diperiksa "dengan segera dan mendesak."
Mungkin butuh waktu berbulan-bulan sebelum penjelasan definitif muncul, tetapi video kecelakaan dan bukti lain mulai memberikan petunjuk tentang apa yang mungkin menyebabkan jatuhnya pesawat. Di antara pertanyaan awal: apakah sayap pesawat dan bilahnya diperpanjang dengan benar, dan mengapa roda pendaratan, yang menciptakan hambatan, tetap di bawah.
Baca juga: Maskapai Air India Tujuan India-London Jatuh di Dekat Bandara AhmedabadKeluarga yang putus asa menunggu di Rumah Sakit Sipil Ahmedabad, fasilitas medis utama kota untuk mengambil jenazah orang yang mereka cintai untuk dimakamkan. Hingga Jumat malam, kurang dari selusin jenazah telah diserahkan, karena staf medis menjalankan tes DNA untuk menentukan identitas.
Rafeek Abdul Aziz Ahmed, yang merupakan salah satu kerabat di rumah sakit, mengatakan bahwa keponakannya, yang bekerja sebagai manajer hotel di London, tewas dalam kecelakaan itu bersama dengan istrinya dan dua anak kecil mereka. Ahmed mengatakan, penantian itu menjadi sangat menyiksa, karena pemerintah belum mengatakan kapan jenazah akan diserahkan.
(lsi)