LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Arab Saudi akan kembali membuka layanan i’tikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Ramadhan mendatang.
Penyelenggaraan i’tikaf sempat ditangguhkan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.
Kabar gembira ini disampaikan otoritas Kepresidenan Umum untuk urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi lewat akun Twitter resmi, Rabu (23/3/2022).
Baca juga:
Alhamdulillah, Calon Jamaah Bisa Daftar Online Melalui Aplikasi HajiPintar“Kabar baik untuk kembali dibukanya layanan i'tikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, sesuai dengan kontrol dan kriteria tertentu, dan izin akan tersedia melalui situs resmi Kepresidenan segera,” kata Presiden umum urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Dr Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais.
Saat Ramadhan sekitar 100 ribu jamaah biasa melakukan i’tikaf di dua masjid tersebut selama 10 hari terakhir Ramadhan. Setiap jamaah diberi loker mereka sendiri dengan kunci untuk menyimpan barang-barang mereka, yang meliputi sajadah, bantal, sprei ringan dan pakaian ihram.
Dilansir Siasat Daily, pada 15 Maret, pihak berwenang Saudi telah memberikan lampu hijau untuk jamuan berbuka puasa massal di bulan suci Ramadhan di Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Presiden juga telah meluncurkan portal daring untuk memberikan panduan dan fasilitas pendaftaran bagi calon jamaah yang berniat melakukan itikaf.
(sof)