LANGIT7.ID - Pulau Sabira merupakan pulau yang terletak di Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, DKI Jakarta. Di era penjajahan Belanda, Pulau Sabira dikenal dengan nama Noord Watcher yang bermakna Penjaga Utara.
Pulau Sabira juga dikenal dengan istilah Jakarta Rasa Bugis, karena dihuni oleh penduduk yang kebanyakan berasal dari Bugis, Sulawesi Selatan. Daya tarik Pulau Sabira terletak dari keasrian alamnya yang masih tetap terjaga.
![Keindahan Pulau Sabira, Sang Penjaga Utara Jakarta]()
foto: ANTARA FOTO/ Aditya Pradana Putra
Mayoritas penduduk di Pulau Sabira berprofesi sebagai nelayan. Hasil tangkapan itu kemudian diolah sendiri oleh Masyarakat Pulau Sabira.
Keunggulan dari produk ini karena bersumber dari ikan segar dan tanpa menggunakan zat kimia dalam prosesnya. Sobat langit7 wajib mencoba ikan selar yang menjadi primadona di Pulau Sabira.
Pulau seluas 8,83 hektar itu juga memiliki penangkaran penyu sisik hasil swadaya masyarakat dan dikelilingi oleh mangrove yang berfungsi untuk menahan abrasi.
![Keindahan Pulau Sabira, Sang Penjaga Utara Jakarta]()
foto: ANTARA FOTO/ Aditya Pradana Putra
Saat mengunjungi Pulau Sabira, sobat langit7 akan menemukan berbagai tempat wisata menarik, salah satunya Mercusuar peninggalan sejarah yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Willem III tahun 1869. Bangunan dengan tinggi 48 meter itu hingga saat ini masih berfungsi sebagai rambu lalu lintas laut.
Tak jauh dari mercusuar, terdapat sebuah pohon yang berdiri sendirian di tengah laut. Sobat langit7 bisa menikmati sunset yang indah dengan latar pohon jomblo itu.
![Keindahan Pulau Sabira, Sang Penjaga Utara Jakarta]()
foto: ANTARA FOTO/ Aditya Pradana Putra
Bagi sobat langit7 yang tertarik mengunjungi Pulau Sabira, bisa menggunakan kapal Chabing Nusantara yang telah dioperasikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) sejak bulan Februari 2019. Dengan kapal cepat ini, perjalanan dapat ditempuh hanya dengan 2,5 jam saja.
Jadwal keberangkatan kapal Chabing Nusantara mulai pukul 09.00 WIB di Muara Angke. Adapun sobat langit7 hanya perlu membayar Rp70.000 ditambah peron serta asuransi Rp4.000 untuk menaiki kapal ini.
(sof)