LANGIT7.ID - , Jakarta - Bulan Ramadhan menjadi momen yang menguntungkan bagi pelaku usaha fesyen Tanah Air. Pasalnya di bulan ini, penjualan busana muslim dan perlengkapan ibadah mengalami peningkatan.
CEO Wearing Klamby Muhammad Ridho mengakui bahwa saat Ramadhan dan menjelang lebaran, peminat busana muslim meningkat. Wearing Klamby sendiri merupakan jenama fesyen muslim lokal hasil kolaborasi pasangan suami istri, Ridho dan Nadine Gaus.
Baca juga: Wapres Minta Siapkan Ekosistem Fesyen Muslim yang MenunjangRidho juga menyebut beberapa item di koleksinya yang mengalami peningkatan penjualan di momen seperti ini.
"Item yang akan jadi
best seller di Wearing Klamby ketika Ramadhan adalah
dress, scarf, dan sarimbit yang bisa kembaran dengan keluarga," ujar Ridho dalam acara virtual "Ramadhan in Style Tokopedia", Rabu (6/3/2022).
Meski busana muslim menjadi incaran konsumen, namun ada juga koleksi busana lain seperti blus yang ikutan laris.
"Tetapi ada beberapa baju seperti blus juga ikut laris. Meski pun memang tidak
top of mind saat bulan Ramadhan, tetapi penjualan lebih meningkatkan dibanding bulan-bulan biasanya," lanjut dia.
Tak hanya pakaian, Ridho menambahkan, aksesoris penunjang penampilan seperti tas dan bros pun juga mengalami peningkatan penjualan saat Ramadhan.
Membaca situasi ini, Ridho mengaku sudah melakukan persiapan Ramadhan dua bulan sebelumnya, dengan meningkatkan jumlah produksi, desain, bahan, dan membuat kampanye.
"Jadi persiapannya sudah dari jauh-jauh hari, cuma terkadang kita sudah menambahkan kapasitas, namanya berkah kita tidak tahu jadi ordernya terkadang tidak mencukupi," tutur Ridho.
Baca juga: Ramadan In Style, Dukungan Tokopedia untuk Fesyen LokalBelajar dari sebelumnya, tahun ini Ridho pun memperbanyak stok produk. Ia melanjutkan, biasanya di bulan Ramadhan, Wearing Klamby menawarkan produk baru, seperti sepatu yang baru-baru ini diluncurkan.
Untuk memanjakan pelanggannya, Wearing Klamby pun membuat promo diskon dan bebas biaya pengiriman. Biasanya, promo ini mulai diberlakukan di minggu ketiga atau empat mendekati Hari Raya.
(est)