LANGIT7.ID - , Jakarta - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan perlu menyiapkan lingkungan dan kebijakan yang menunjang dan berkelanjutan untuk pengembangan fesyen muslim Indonesia. Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin saat membuka Seminar
Road to Jakarta Muslim Fashion Week secara virtual, Rabu (6/4/2022).
“Perlu disiapkan ekosistem fesyen muslim yang menunjang, termasuk pula peta jalan pengembangan fesyen muslim yang berkesinambungan. Penyelenggaraan Jakarta Muslim Fashion Week, misalnya, menjadi salah satu rencana aksi untuk meningkatkan nilai tambah dan kualitas produk fesyen muslim Indonesia,” tutur Ma'ruf Amin.
Baca juga: Dorong Pertumbuhan Industri Fesyen Muslim, BSI Dukung Hijabfest 2022Ma'ruf beralasan meski tren busana muslim berasal dari luar Indonesia, namun saat ini telah diadopsi bahkan berkembang menyesuaikan dengan ciri khas daerah dan karakter budaya Indonesia.
“Meski tetap mengikuti kaidah busana muslim, kita dapat melihat bahwa corak dan keunikan busana muslim berbeda-beda di setiap wilayah Indonesia. Kekayaan budaya tersebut sekaligus memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pencipta tren fesyen muslim dunia," sambung Ma'ruf dikutip dari Setwapres, Kamis (7/4/2022).
Dia berharap, sebagai salah satu industri unggulan dari ekosistem halal Indonesia, ekspor fesyen muslim ke pasar global akan mampu meningkat signifikan dalam tahun-tahun mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf pun mengapresiasi diselenggarakannya penandatanganan kesepakatan antara industri dan akademisi sebagai upaya pengembangan fesyen muslim di Indonesia. Ia berharap, kerja sama ini dapat memperkuat ekosistem yang telah ada dan memberikan dampak positif bagi secara luas.
Baca juga: Delia Septianti Optimistis Industri Fesyen Muslim akan Berkembang Tahun Ini“Diharapkan perjanjian bersama ini dapat diimplementasikan dengan baik, serta mampu mendorong seluruh akademisi dan industri untuk semakin kuat berkolaborasi, sehingga akan mengakselerasi pengembangan fesyen muslim Indonesia,” harapnya.
Menutup sambutannya, Wapres menyampaikan optimismenya bahwa fesyen muslim Indonesia dapat terus maju dan dikenal tidak hanya di kalangan nasional namun juga internasional.
“Saya optimis, dengan berbagai inisiatif yang telah dan terus dilakukan oleh semua pihak, Insya Allah kita akan mampu bersama-sama menjadikan Indonesia sebagai Kiblat Fesyen Muslim Dunia pada tahun 2024,” tegas Wapres.
“Semoga kegiatan ini memberikan inspirasi dan manfaat bagi masyarakat luas, serta meningkatkan branding fesyen muslim Indonesia, baik di dalam negeri maupun pasar global,” pungkasnya.
Baca juga: Tren Positif Industri Halal, Fesyen Muslim Indonesia Peringkat Ke-3 Dunia(est)