LANGIT7.ID, Yogyakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sleman bersama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) melakukan kerjasama meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan.
Sebagai langlah awal dilakukan penandatanganan naskah kerjasama oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Ali Ghufron Mukti, Rektor UNY Prof. Sumaryanto dan Rektor UPNVY Mohammad Irhas Effendi di Hotel UNY, Jumat (8/4/2022).
Baca juga: BPJS Komitmen Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan MasyarakatKerjasama yang terjalin antara BPJS Kesehatan dengan universitas tidak terbatas pada peningkatan cakupan kepesertaan. Secara luas, kerjasama ini dilaksanakan sebagai upaya integrasi penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi dengan Program JKN-KIS.
Ruang lingkup Kerjasama yang disepakati meliputi peningkatan sinergi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka serta peningkatan kapasitas SDM, penyediaan tenaga ahli, seminar, lokakarya dan diskusi kelompok terarah.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Ali Ghufron Mukti mengatakan kerjasama ini untuk melibatkan dan sinegri dengan pemangku kepentingan dalam meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan. Karena disini tidak hanya ada dosen dan tenaga kependidikan namun juga ada mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa.
“Mahasiswa juga harus merasakan bagaimana menjadi peserta BPJS yang semakin bagus,” kata Ali Ghufron.
Menurutnya BPJS juga menggandeng universitas untuk kegiatan inovasi, riset dan publikasi. Bahkan BPJS juga memberikan tempat untuk Merdeka Belajar Kampus Merdeka untuk belajar berbagai bidang mulai ekonomi, administrasi, kesehatan atau olahraga.
Capaian kepesertaan JKN-KIS di DIY telah mencapai 93,53% atau3.439.611 orang. Jumlah terbesar berasal dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat atau biasa disebut sebagai segmen PBI-JK.
Baca juga: Resmi, Pencairan JHT Dikembalikan ke Aturan LamaRektor UNY, Prof. Sunaryanto mengatakan akan mengoptimalkan kerjasama ini dan bersinergi dengan UPN. Dimana potensi UNY memiliki 1211 dosen, 918 tenaga kependidikan dan 37.000 mahasiswa.
“Kami menyambut baik kerjasama ini,” katanya.
Sedangkan Rektor UPNVY, Irhas Effendi mengatakan UPNVY memiliki 1.200 dosen dan tenaga kependidikan serta 17.000 mahasiswa.
“Harapan kami kedepan bagi BPJS, selain akses layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan juga ada akses bagi mahasiswa,” paparnya.
(sof)