LANGIT7.ID - , Jakarta - Salah satu instrumen investasi yang menjanjikan dan terbilang aman adalah properti. Baik itu rumah tapak, apartemen atau bangunan.
Namun, saat ini investasi yang dibutuhkan untuk membeli sebidang rumah cukup bervariasi mulai dari di range harga Rp150 juta. Dibanding dengan instrumen lainnya, nominal tersebut terbilang tinggi.
Karena itu, CEO-Founder Pinhome, Dayu Dara Permata mengatakan memiliki properti sebagai aset adalah sebuah pencapaian dan kebanggaan, dikarenakan harga properti yang terus meningkat.
Baca juga: Kerajaan Bisnis Ustaz Khalid Basalamah, Biro Jodoh Sampai PropertiSeiring berjalannya waktu, properti menjadi salah satu pilihan investasi yang diminati. Hanya saja, proses transaksi properti di Indonesia masih konvensional.
Banyak perjuangan yang harus dilalui mulai dari memilih lokasi yang strategis, menentukan budget yang pas, memilih agen properti terpercaya, negosiasi harga, dan survei properti ke banyak lokasi.
“Ini (properti) adalah sektor yang besar. Bagi saya (properti), adalah sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi. Akses kepemilikan rumah sangatlah penting, aset yang paling berharga yang dimiliki oleh seorang individu apabila mereka memiliki properti adalah properti.” ujar Dara dalam siaran pers yang dikutip Sabtu (9/4/2022).
Dalam artian, apabila seorang individu telah memiliki properti, maka aset terbesar individu tersebut adalah properti yang dimiliki.
Pinhome sebagai platform e-commerce properti diklaim mempermudah akses kepemilikan hingga perawatan propoerti hanya dalam satu aplikasi. Selain itu, pengguna pun bisa membandingkan harga pasar properti yang serupa.
Disinggung mengenai fokus target konsumen, Dara dengan optimis menjelaskan bahwa Pinhome ingin dapat menjangkau semua lapisan masyarakat, khususnya dengan menargetkan
first-time home buyer.Baca juga: Properti Jadi Aset Terbaik Bisnis di Tengah Pandemi“Pinhome ingin bisa melayani semua segmen masyarakat, tapi fokus kami adalah
first time home buyer. Kami ingin memastikan
affordability. Mayoritas properti di Pinhome ini bisa dijangkau oleh orang kebanyakan, kisaran Rp2 miliar ke bawah,” terang Dara.
Menurut Dara, hal tersebut menjadi penting untuk konsumen dalam memilih rumah pertamanya, karena sudah melalui proses filtering dengan pilihan berbagai lokasi.
Sejauh ini Pinhome telah menjangkau lokasi properti di 30 kota dan kabupaten di Indonesia dengan jumlah properti mencapai lebih dari 600 ribu listing properti seperti rumah tinggal, tanah, apartemen, dan ruko.
(est)