LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 4 rekomendasi
ngabuburit antimainstream yang bisa dicoba. Tips ini bukan sekadar jalan-jalan sore membeli takjil, tapi melakukan hal bermanfaat.
Ngabuburit ini sering menjadi kebiasaan masyarakat untuk membuang waktu mereka dengan percuma. Sehingga, sangat disayangkan jika waktu jelang
berbuka ini, tidak memiliki nilai manfaat.
Ada ngabuburit yang bisa dilakukan sekaligus mendapatkan manfaatnya, Berikut rekomendasi ngabuburit bermanfaat dan antimainstream melansir laman UIN Gunung Djati.
Baca Juga: Tempat Ngabuburit yang Cocok Dikunjungi saat Ramadhan1. Ngabuburit dengan Me TimeMe time ini bisa dimanfaatkan untuk bermuhasabah dan memanjatkan doa sebanyak-banyaknya. Sebab, jelang buka merupakan salah satu waktu mustajab untuk doa diijabah.
Atau jika Sahabat masih memiliki cukup waktu, bisa digunakan untuk berbagai kegiatan. Di antaranya seperti mengaji, membaca buku, dan lainnya.
2. Tata DapurMenata dapur merupakan bagian yang seringkali terlewati. Menata ini bisa dilakukan dengan merapikan dan membersihkan dapur agar terlihat lebih indah.
Apalagi, dapur menjadi salah satu tempat yang paling sering digunakan untuk masak dan berantakan.
Jadi, tidak salahnya Sahabat mulai menata kembali dapur, mulai dari rak piring, isi kulkas, dan bagian kompor yang kotor.
3. Jajal Resep BaruDi bulan Ramadhan ini banyak waktu jelang berbuka didapatkan masyarakat, apalagi jam pulang kantor yang juga lebih cepat dari hari biasa.
Tidak ada salahnya di waktu ngabuburit ini dihabiskan untuk menjajal atau mencoba berbagai resep baru. Bisa jadi, resep baru itu justru menjadi menu favorit untuk berbuka.
Terdapat ragam platform yang bisa digunakan untuk sedikit menyontek resep baru ini, seperti Instagram, TikTok, ataupun YouTube.
4. OlahragaKegiatan olahraga juga bisa dilakukan saat Ramadhan. Tentu waktunya mendekati Maghrib dan hanya aktivitas ringan. Olahraga ringan ini lebih bermanfaat ketimbang bermalas-malasan menunggu waktu berbuka dengan tidur.
Selain itu, kegiatan ini bisa menjadi pendukung untuk menjaga tubuh tetap prima di bulan puasa.
(bal)