LANGIT7.ID, Semarang - Pemprov Jateng kembali menggelar mudik gratis bagi pekerja nonformal asal Jawa Tengah yang mencari nafkah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).
Mudik gratis tahun ini akan diberangkatkan dari Jakarta pada 28 April 2022 di Museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.
“Halo warga Jateng yang berada di Jabodetabek, ada kabar bahagia nih. Akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir kembali. Mudik lebaran gratis bantuan gubernur Jawa Tengah, bupati/wali kota se-Jateng tahun 2022,” tulis Ganjar dalam postingannya dikutip Ahad (17/4/2022).
Baca juga: Yuk Simak, Ini Cara Daftar Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta“Adapun syarat untuk mengikuti mudk adalah ber-KTP Jawa Tengah, sudah vaksin boster. Sementara kriteria pekerjaan yang boleh ikut serta adalah asisten rumah tangga, pengemudi online, buruh bangunan, pedagang kecil/asongan,” jelas Ganjar.
Cara untuk bisa mendapatkan kursi dalam mudik gratis tahun ini dengan cara pendaftaran online yang sudah mulai dibuka pada 13 April 2022.
Pendaftar bisa mengakses dan mengisi link https://bit.ly/mudikgratisbantuangubjateng2022. Kuota mudik gratis tahun ini terbatas dan para pekerja nonformal diminta untuk secepatnya mendaftar.
Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov Jateng ini disambut antusias oleh warga Jateng di Jabodetabek. Mereka sudah menantikan kabar mudik gratis yang digelar setiap tahun.
“Antusias warga Jateng di sini sangat luar biasa. Bagaimana tidak, sudah dua tahun warga tidak pulang kampung. Terima kasih kami sampaikan kepada pak Ganjar, karena peduli masyarakat Jateng di manapun berada,” kata Ketua Paguyuban Jawa Tengah Leles Sudarmanto.
Menurut Leles, meski mudik gratis tahun ini tidak seperti sebelum pandemi, namun hal itu sudah sangat membantu. Ia berharap ke depan program mudik gratis ini bisa digelar kembali dengan meriah.
Baca Juga: Ini Tips Berkendara Jarak Jauh agar Mudik Lancar “Harapannya pada sedulur-sedulurku, ayo ramaikan program mudik gratis ini Jangan lupa syarat dan ketentuannya seperti vaksin booster, antigen dan lain-lain harus dipenuhi. Karena ini masih pandemi, kita semua harus menjaga diri, dan tetap patuh protokol kesehatan. Jangan sampai lengah, karena sekarang Corona masih berkeliaran,” ujarnya.
Pada tahun 2019, mudik gratis diikuti oleh sekitar 20 ribu pemudik yang diangkut menggunakan bus, kapal dan kereta api.
(sof)