LANGIT7.ID, Jakarta - Lebaran identik dengan
mudik untuk berkumpul bersama keluarga. Tentunya, banyak hal perlu disiapkan supaya pergi ke kampung halaman tetap aman dan nyaman, terutama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.
Tak hanya memastikan kendaraan sudah aman untuk menempuh jarak jauh, kondisi tubuh juga harus prima. Sebab, keselamatan menjadi prioritas utama. Melansir dari laman resmi
Jasa Marga, Jumat (15/4/2022) berikut sejumlah tips berkendara aman supaya selamat sampai tujuan.
Baca Juga: Mau Mudik Lebaran? Ini Alasan Sekarang Waktu Tepat Vaksin Booster1. Pastikan Kondisi Kendaaran Keadaan BaikAdapun yang perlu diperhatikan antara lain kondisi mesin, kecukupan
BBM, hingga kondisi ban. Lakukan servis mobil dan segera ganti suku cadang yang sudah tidak berfungsi maksimal.
Sejumlah komponen penting juga wajib diperiksa, yakni kondisi baterai, radiator, rem, penggantian oli, indikasi kebocoran, kondisi ban dan komponen lain yang membantu mencegah mesin dari overheating. Hal tersebut meminimalisir kemungkinan kecelakaan akibat kondisi kendaraan yang kurang baik.
2. Patuhi Rambu-rambu Lalu LintasSalah satu yang terpenting adalah mematuhi batas minimal dan maksimal kecepadan saat berkendara, terutama di jalan tol. Pemerintah telah menetapkan aturan berkendara di tol dalam kota, kecepatan minimal berkendara 60 km per jam dan maksimal 80 km per jam.
Kemudian untuk berkendara di tol luar kota yakni minimal 60 km per jam dan maksimal 100 km per jam. Selain untuk menghindari tilang, mematuhi batas kecepatan juga meminimalisir risiko kecelakaan di jalan tol.
3. Pahami Rute PerjalananTentunya, dalam menempuh perjalanan jarak jauh, baik pengemudi maupun penumpang wajib mengetahui rute dengan baik. Ini memungkinkan pengemudi tidak kagok saat menentukan arah. Sebab, jika berkendara dengan ragu akan berakibat fatal bagi pengendara lainnya, seperti tabrakan beruntun.
Jasa Marga telah menyediakan aplikasi Travoy (Travel With Comfort and Joy) 3.0 yang hadir sebagai asisten digital agar perjalanan di jalan tol menjadi lebih aman dan nyaman. Melalui aplikasi ini, pengguna jalan dapat memantau situasi terkini lalu lintas dari CCTV yang ada di Jalan Tol Jasa Marga Group.
Selain itu, jika pengemudi tak menghapal arah jalan, jangan lupa gunakan aplikasi peta (maps) seperti Google Maps supaya perjalanan tidak tersesat.
Baca Juga: Bekal Mudik, Ini Cara Pengisian e-HAC Semua Moda Transportasi4. Pastikan Saldo e-Toll CukupSupaya meminimalisir saldo e-Toll habis saat perjalanan, Anda bisa mengecek kalkulasi tarif tol yang perlu dibayarkan selama perjalanan, melalui aplikasi Travoy 3.0 milik Jasa Marga. Sebab, jika Anda kehabisan saldo saat memasuki gerbang tol, ini akan menghambat perjalanan pengemudi lainnya di belakang.
5. Pastikan Pengemudi SehatMenurut data Jasa Marga pada akhir 2021, 82 persen faktor penyebab kecelakaan di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group adalah faktor pengemudi. Dengan demikian, pastikan pengemudi dalam kondisi prima.
Minum vitamin sebelum melakukan perjalanan. Jika Anda masih berpuasa, pastikan asupan sahur memenuhi gizi sehingga tak membuat badan lesu saat perjalanan.
Guna menghindari rasa lelah berlebih, beristirahatlah di rest area setiap 4 jam atau setelah menempuh perjalanan per 200 km. Jangan lupa gunakan sabuk pengaman serta pastikan konsentrasi penuh saat berkendara.
6. Bawa Asupan Makanan yang Cukup Selama perjalanan jarak jauh, pastikan Anda membawa makanan dan minuman untuk asupan selama diperjalanan. Sebab, perjalanan jauh membuat Anda merasa kembung dan tidak nyaman. Pastikan tubuh tetap terhidrasi agar fokus saat berkendara.
Baca Juga:
Mudik Lebaran Lewat Tol Japek II, Jakarta-Bandung Cuma Sejam
5 Rekomendasi Aplikasi Beli Tiket Mudik Lebaran(asf)