LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkomitmen mendukung pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Papua Barat. Langkah ini dilakukan guna memberikan dampak yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam kebangkitan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu mengatakan, Papua Barat memiliki banyak potensi wisata berkelas dunia, salah satunya Raja Ampat.
“Kemenparekraf siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk mengembangkan potensi wisata lain yang ada di Papua Barat secara maksimal dan demi pariwisata Papua Barat yang mendunia, berkualitas, terintegrasi dan berkelanjutan," kata Vinsensius dalam keterangan persnya dikutip Senin (18/4/2022).
Baca juga: BAKN DPR RI Dorong Pertumbuhan Wisata di Raja AmpatVinsensius mengapresiasi komitmen Pemerintah Papua Barat dalam membangun sektor pariwisata di Provinsi Papua Barat.
Menurutnya hal ini sejalan dengan arahan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno terkait implementasi inovasi, adaptasi dan kolaborasi dalam pengembangan pariwisata dengan semangat Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Gali Semua Potensi Lapangan Kerja).
"Kemenparekraf mengapresiasi atas komitmen Gubernur Papua Barat yang siap dan fokus untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.
Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf Wawan Gunawan menuturkan, banyak hal yang perlu didorong dalam pengembangan pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Papua Barat.
Seperti memperkuat fokus dan wilayah tematik Desa Wisata, destinasi (Alam, Budaya, dan Buatan), kawasan pariwisata Ekowisata, geopark, (konservasi dan non konservasi), serta destinasi wilayah (kabupaten, kota, dan provinsi).
“Pemerintah Provinsi Papua Barat dapat mengimplementasikan SINAKODA (Sinergitas Pusat dan Daerah berbasis Inovasi, Adaptasi, Kolaborasi) untuk mewujudkan destinasi berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan di Papua Barat melalui sinergitas pembangunan lewat program Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik serta pendampingan dan dukungan lainnya dalam upaya percepatan pengembangan destinasi di Papua Barat,” katanya.
Baca Juga: Menparekraf Targetkan Investasi Sektor Pariwisata Mampu Serap 1,5 juta PekerjaMenurut Wawan, saat sinergitas ini diimplementasikan di Papua Barat dengan tepat anggaran, tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu, maka mimpi Papua Barat mempunyai destinasi berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan yang mendunia bisa terwujud dengan cara kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.
“Kemenparekraf memperkuat sinergitas dan integrasi di lintas kedeputian, lintas K/L, lintas stakeholder, dan lintas daerah. Serta mendorong penyelenggaraan event nasional dan internasional yang berkelanjutan dan konsisten didukung oleh digital marketing yang masif,” ujarnya
(sof)