Kunjungan PT Djarum ke Disparpora Bulukumba Perkuat Sinergi Pembangunan Wisata Daerah
tim langit 7Jum'at, 06 Maret 2026 - 15:18 WIB
LANGIT7.ID-Bulukumba; Sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan pihak swasta mulai dijajaki untuk memperkuat sektor pariwisata, kepemudaan, serta ekonomi kreatif di Kabupaten Bulukumba. Langkah ini ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dilakukan oleh jajaran pimpinan cabang PT Djarum wilayah Bulukumba ke kantor Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bulukumba pada Selasa 3 Maret 2026.
Bertempat di Lantai 2 Gedung Pinisi, agenda ini difokuskan pada upaya pembangunan hubungan kerja sama sekaligus menjadi momen perkenalan bagi pimpinan cabang yang baru. Pihak Disparpora memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memaparkan berbagai tantangan pengembangan wisata saat ini, mulai dari penguatan promosi destinasi, perluasan aksesibilitas, hingga urusan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Rombongan perusahaan swasta tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Cabang Dwi yang hadir bersama Staf Pemasaran Ardi. Selain mempererat tali silaturahmi antarlembaga, kunjungan ini bertujuan untuk memetakan peluang kontribusi yang dapat dilakukan pihak swasta terhadap potensi daerah di masa depan.
"Kami datang tidak hanya untuk saling mengenal, tetapi juga untuk melihat bagaimana kami dapat berkontribusi dalam mengembangkan potensi yang ada di Kabupaten Bulukumba," ujar dia dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).
Melalui penjajakan ini, kedua belah pihak berupaya menyelaraskan persepsi mengenai kebutuhan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar dapat berjalan lebih optimal melalui kolaborasi strategis.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”