LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah menargetkan investasi baru di sektor pariwisata khususnya di 5 destinasi super prioritas dan 8 kawasan ekonomi khusus (KEK) bisa membuka lapangan pekerjaan baru 1-1,5 juta orang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,
Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pemerintah juga membuka peluang bagi investor untuk menggarap 12 proyek investasi pariwisata berkelanjutan.
"Kita memprediksi tahun ini akan dimulai investasi. Rencana investasi ada di lima destinasi super prioritas, delapan kawasan ekonomi khusus, serta 12 proyek investasi pariwisata berkelanjutan," kata Sandiaga dalam rilis yang diterima Langit7, Jumat (25/3/2022).
Baca juga: Kemenparekraf Gandeng DMI untuk Kembangkan Wisata ReligiSandiaga mengatakan, investasi yang ditawarkan Kemenparekraf ke 18 investor asing tersebut adalah investasi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pariwisata berbasis komunitas sebagai upaya mengakselerasi kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja di Indonesia.
Menurutnya, keinginan para investor asing untuk berinvestasi di sektor pariwisata sudah mulai meningkat. Hal ini menjadi sinyal positif dalam upaya pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
"Kami juga sedang menjajaki investasi dengan Astungkara Way untuk (pengembangan) agrowisata dan wisata edukasi," katanya.
Sandiaga menjelaskan, Kemenparekraf menawarkan nilai investasi dengan kisaran sebesar US$1-1,5 miliar.
Baca juga: Creatif Hub Samosir Diharapkan Mampu Membangkitkan Ekonomi Kreatif Pascapandemi "Kami menawarkan dari total 5% target kontribusi pariwisata, adalah 20% dalam bentuk investasi baru yang akan menciptakan 1-1,5 juta lapangan kerja baru," ujar Sandiaga.
(sof)