LANGIT7, Jakarta - Berdasarkan survei
Kementerian Perhubungan diperkirakan terdapat 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan pemudik pulang ke kampung halaman. Jumlah tersebut sangat besar dan diperkirakan dapat menimbulkan kemacetan parah.
Ketua
MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah mengantisipasi kemacetan lalu lintas yang mungkin terjadi saat mudik Lebaran 2022. Dia meminta pemerintah menyusun strategi pengaturan arus mudik, misalnya antara lain dengan rekayasa lalu lintas mulai dari pemberlakuan
ganjil genap, jalan satu arah, hingga larangan bagi truk masuk jalan tol.
Baca Juga: 5 Tips Tinggalkan Rumah Kosong Tetap Aman saat Mudik"Saya meminta pemerintah dalam hal ini Kemenhub bersama Direktorat Polisi Lalu Lintas, Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kemenhub mengantisipasi sedini mungkin potensi kemacetan parah saat periode mudik
Lebaran 2022," ujar Bambang Soesatyo dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (21/4/2022).
Dia meminta institusi terkait secara bersama-sama memantau
arus mudik termasuk melakukan pengaturan lalu lintas. Khususnya, kata dia, di sejumlah titik rawan kemacetan seperti pintu masuk-keluar tol, area peristirahatan, pasar, maupun SPBU.
Menurutnya, pemerintah daerah dapat mengkordinasikan kesiapan yang dibutuhkan. Termasuk menyiapkan skema yang tepat dalam mengantisipasi rawan kemacetan dan kecelakaan agar perjalanan pemudik dapat terjamin aman dan lancar.
Baca Juga: Puncak Mudik 28-29 April 2022, Kemenhub Imbau Masyarakat Berangkat Lebih Awal"Komitmen pemerintah untuk memastikan kesiapan di setiap ruas jalan tol maupun non-tol untuk mudik Lebaran 2022 harus ditunjukkan, seperti pengerjaan konstruksi jalan yang akan berdampak pada
kemacetan," ungkapnya.
Adapun kepada masyarakat yang akan mudik, Bamsoet mengimbau untuk dapat mengatur waktu perjalanan dengan tetap menyesuaikan jadwal libur dari tempat kerja. Harapan tersebut disampaikannya semata-mata agar tidak terjadi kepadatan arus
lalu lintas akibat melakukan perjalanan pada waktu yang bersamaan. (Sumber:
Antaranews)
Baca Juga:
5 Aplikasi Mudik Pantau Kemacetan dan Lokasi Masjid Terdekat
Ragam Masjid dengan Desain Unik di Rest Area Jalan Tol
PBNU Gandeng Kemenag Gelar Program 1 Juta Vaksin Booster(asf)