LANGIT7.ID, Jakarta - Orang yang berpuasa kerap kali mendapati masalah dengan
bau mulut. Tentu hal ini akan mempengaruhi tingkat percaya diri, apalagi dengan teman kantor.
Dokter gigi Fakultas Kedokteran Gigi UGM, drg Suryono, menjelaskan bau mulut saat
puasa terjadi akibat berkurangnya produksi saliva atau air liur di dalam mulut.
Kondisi tersebut muncul karena saat puasa, aktivitas otot pengunyah tidak bekerja seperti saat tidak berpuasa. Saat berpuasa tubuh tidak memperoleh asupan makanan ataupun minuman untuk dikunyah.
“Ini berpengaruh pada produksi sekresi air ludah menjadi turun. Selain itu karena tidak makan, menjadikan pergerakan otot menurun, sehingga berakibat pada pembersihan alami sisa-sisa makanan yang tertinggal di rongga mulut menurun,” kata dia seperti dilansir laman UGM, dikutip Ahad (24/4/2022).
Baca Juga: Agar Puasa Lancar, Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama RamadhanPenyebab bau mulut, lanjut Suryono, bukan karena menurunnya produksi saliva saja. Bau mulut juga berhubungan dengan status kebersihan mulut, seperti plak ataupun karang gigi.
“Bau mulut juga mengindikasikan adanya permasalahan kesehatan mulut, gigi, dan gusi. Gigi tidak sehat berlubang, maupun mulut kering,” kata dia yang juga Dekan FKG UGM ini.
Mengonsumsi makanan yang berbau tajam atau menyengat seperti bawang, pete, dan jengkol, serta merokok, juga bisa menyebabkan bau tak sedap pada mulut.
Lebih lanjut, persoalan bau mulut juga bisa terjadi akibat adanya manifestasi penyakit sistemik. Beberapa diantaranya seperti asam lambung, ginjal, dan diabetes.
"Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa dan terhindar dari persoalan bau mulut, yakni rutin menggosok gigi dengan benar. Menyikat gigi dengan teknik yang benar dapat mencegah sisa makanan yang menyangkut di sela gigi, sehingga tidak terakumuluasi menjadi plak atau karang gigi," ungkapnya.
Dia juga menyarankan, agar masyarakat dapat membersihkan lidah yang bisa menjadi tempat menempelnya sisa-sisa makanan. Hindari juga konsumsi makanan berbau menyengat dan kurangi merokok.
(bal)