Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Beri Nafkah, Siapa yang Harus Diutamakan Suami, Istri atau Ibu?

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 26 April 2022 - 10:01 WIB
Beri Nafkah, Siapa yang Harus Diutamakan Suami, Istri atau Ibu?
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Saat memutuskan untuk menikah, berarti Sahabat siap menanggung tanggung jawab yang lebih berat, khususnya bagi suami. Sebab, ia harus menjadi kepala keluarga yang harus menghidupi anak, istri, dan orang tuanya.

Dalam hal pengeluaran, setiap bulannya suami diwajibkan memberikan nafkah kepada istri dan orang tuanya. Apalagi jika orang tuanya sudah menjanda.

Namun, di antara keduanya siapa yang harus lebih di utamakan, memberikan uang kepada istri atau memberikan uang kepada ibu yang sudah janda?

Baca juga: Survei Ideas: Perceraian Meningkat, Pernikahan Menurun

Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah mengatakan suami memiliki dua tugas, bukan satu. Suami punya ibu dan istri. Anda memiliki kewajiban untuk menafkahi keduanya.

Terkait siapa yang harusnya diutamakan, ucap Ustadz Syafiq, jawabannya tidak ada.

"Tidak ada pilihan seperti itu Anda harus membagi kepada keduanya," ujar Ustadz Syarifq dikutip dari kanal YouTube Penuntut Ilmu, Selasa (26/4/2022).

Menurut dia, orang-orang pernah bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, terkait kepada siapa mereka harus menafkahi.

Dan dikatakan kepada mereka bahwa, apa saja yang dinafkahkan, paling utama adalah buat siapa dan yang kedua orang tua. Selanjutnya bisa buat kerabat, fakir miskin dan lainnya.

Jadi, simpulnya harus dibagi dua, tidak ada yang paling utama.

Baca juga: Ketika Istri Bekerja, Apakah Suami Masih Wajib Menafkahi? Begini Pandangan Islam

"Anda harus minta maaf kepada orang tua dan juga kepada istri jika Anda memberikannya namun kurang mencukupi, kasih pengertian kepada mereka" tuturnya.

"Suami memiliki kewajiban untuk menafkahi istrinya sesuai dengan kemampuannya. Dan jika suami hanya memberikan seadanya istri harus memaklumi karena tanggungan suami bukan hanya istri tetapi juga pada orang tuanya," pungkas Ustadz Syarifq.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)