Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home wisata halal detail berita

Angkat Potensi Desa Wisata, Pemerintah Bakal Tampil All Out

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 31 Juli 2021 - 16:25 WIB
Angkat Potensi Desa Wisata, Pemerintah Bakal Tampil All Out
Pemerintah berupaya untuk terus mendorong desa wisata sebagai penggerak ekonomi. (foto: instagram/ desawisatatembi)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kehadiran desa wisata dalam satu dasawarsa terakhir menjadi sebuah potensi besar bagi pariwisata di Indonesia. Pertumbuhan desa wisata dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga kini tercatat ada 1.831 desa wisata dari total 83.931 desa di Indonesia. Sinergisitas antara pengelola desa wisata dengan pemerintah daerah menjadi kunci terciptanya destinasi pariwisata di Indonesia yang berjalan dengan prinsip berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa pemerintah terus hadir dan mencurahkan segala upaya demi mengangkat potensi desa wisata. Lewat ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, diharapkan sebagai pendorong untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi.

"Pemerintah pusat all out mengangkat potensi desa wisata di tengah pandemi. Kami meyakini desa wisata ini game changer, dan merupakan suatu peluang yang memastikan kebangkitan Indonesia pascapandemi. Untuk itu perlu adanya suatu identifikasi, lantaran yang membedakan desa wisata yang satu dengan desa wisata lainnya selain keindahan alam adalah manusianya atau SDMnya," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Jumat (30/7/2021).

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) hadir dengan semangat bersama membangun desa wisata. Dalam pengembangan desa wisata, akan ada pendampingan untuk pengelolaan desa wisata yang dimaksudkan agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat meningkatkan kualitasnya.

"Setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), diharapkan pendampingan terkait SDM dan pengelolaan desa wisata dapat dilakukan semaksimal mungkin. Kita melihat partisipasi dari 368 peserta (wilayah VII) yang luar biasa, untuk itu kami mendorong optimisme hadirkan semangat baru, kebangkitan baru dari peserta. Mudah-mudahan Bimtek ini bisa menjadi pembekalan yang baik untuk pengembangan desa wisata selanjutnya," ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa wisata alam akan meningkat dan menjadi tren baru. Untuk itu, potensi wisata, kuliner dan kreatifitas harus di dorong agar berkembang.

Meski begitu, fokus pemerintah saat ini untuk pemulihan ekonomi nasional dan berjuang mengendalikan pandemi Covid-19. Dengan optimisme dan peran dari masyarakat, diharapkan pandemi bisa berakhir agar pariwisata nasional bisa cepat tumbuh.

"Karena dengan terselesaikannya pandemi ini, sektor pariwisata akan segera tumbuh dan dapat dinikmati oleh pemangku kepentingan khususnya di desa-desa wisata. Akan ada mobilisasi masyarakat untuk berkunjung ke desa-desa yang indah di Tanah Air," paparnya.

Sebagai informasi, ADWI 2021 adalah ajang yang memberikan kesempatan untuk desa wisata menampilkan kreativitas dan inovasi yang dimiliki, terutama ciri khas desa wisata. Dalam ajang tersebut, ada 7 kategori yang dinilai seperti Kategori Konten Kreatif, Kategori Homestay, Kategori CHSE, Kategori Toilet, Kategori Suvenir, Kategori Daya Tarik Wisata, dan Kategori Desa Digital.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)