LANGIT7.ID, Jakarta - Mudik dengan
transportasi umum menjadi salah satu alternatif pulang ke kampung halaman. Ada plus dan minus bila melakukan perjalanan dengan bus dan kereta, bahkan pesawat.
Salah satu risikonya ketinggalan bus atau kereta. Namun ada sisi positifnya, yakni bisa bersama-sama dengan orang-orang satu kampung di dalam kendaraan tersebut.
Melihat kekurangan dan kelebihan
mudik dengan kendaraan umum, Sahabat Langit7 harus mempersiapkan diri dengan matang bila ingin mudik, berikut tips yang dirangkum:
Baca Juga: 5 Tips Irit BBM saat Mudik, Cek Bagian-Bagian Kendaraan Ini1. Datang lebih awalBagi Sahabat yang mudik dengan transportasi umum, baik itu kereta, bus, pesawat, dan kapal laut, ada baiknya datang ke tempat pemberangkatan lebih awal.
Sebab, Sahabat tidak pernah tahu hal apa saja yang akan menghambat perjalanan nantinya. Kalau terlambat, dikhawatirkan Sahabat justru ditinggal dan harus menunggu waktu lama untuk transportasi berikutnya.
2. Menunggu di tempat ramaiSaat Ramadhan, dan bahkan jelang Lebaran beberapa orang justru memanfaatkannya untuk melakukan tindak kejahatan.
Untuk itu Sahabat harus lebih waspada ketika mudik. Sahabat dianjurkan menunggu di tempat ramai orang ketika berada di tempat dan waktu rawan kejahatan, seperti di terminal saat malam hari.
3. Persiapkan obat-obatan pribadiIni merupakan hal yang paling penting dan sering terabaikan. Bagi Sahabat yang memiliki penyakit khusus, dianjurkan untuk membawa obat-obatan pribadi.
Ingat, saat menjadi musafir Sahabat diperbolehkan tidak berpuasa dan mengqadhanya di kemudian hari. Jadi, jika memang Sahabat harus minum obat agar bisa melakukan perjalanan mudik, maka silakan bawa dan minum obat pribadi Sahabat.
4. Catat nomor darurat dan pengaduanNomor darurat dan pengaduan ini wajib disimpan di dalam smartphone Sahabat. Memang kita berharap tidak terjadi apa-apa saat mudik, tapi bisa saja Sahabat menyaksikan kejadian bahaya, dan bisa cepat tanggap untuk menghubungi nomor tersebut.
5. Siapkan uang tunaiNah, ini juga termasuk penting. Sahabat akan banyak menghabiskan waktu di jalan yang kebanyakan transaksinya serba tunai.
Jadi kalau Sahabat punya kebiasaan transaksi cahsless dengan smartphone, pada saat mudik dianjurkan untuk juga menyiapkan uang tunai. Sehingga tidak akan menghambat transaksi ketika di jalan.
6. Bawa barang seperlunyaSeperti penjelasan di awal, mudik dengan transportasi umum artinya Sahabat akan bersama dengan pemudik lainnya. Jadi jangan sampai barang Sahabat justru merepotkan diri sendiri dan pemudik lainnya karena terlalu banyak.
Ingat, bagasi penyimpanan bukan hanya dikhususkan untuk barang Sahabat saja, tapi juga pemudik lainnya. Sahabat juga tidak mau kan kesulitan saat mengangkut barang sendiri karena terlalu banyak.
Untuk itu, Sahabat dianjurkan untuk membawa barang seperlunya saja. Tidak perlu berlebihan, asalkan tidak menyusahkan diri sendiri dan orang lain sudah cukup.
Itulah tips mudik aman dan nyaman dengan transportasi umum. Semoga bermanfaat.
(bal)