LANGIT7, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melakukan peningkatan lalu lintas data internet di jalur mudik.
Hal ini dilakukan agar pemudik tetap bisa melakukan komunikasi lebih lancar karena adanya kepadatan pengguna jalan.
“Saya bersama-sama dengan operator telekomunikasi akan melakukan tinjauan lapangan terkait layanan telekomunikasi baik untuk mudik maupun pada saat lebaran,” kata Johnny dalam keterangan persnya dikutip Jum’at (29/4/2022).
Menurut Johnny, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan penyelenggara telekomunikasi untuk menyiapkan bandwidth yang cukup agar masyarakat dapat menggunakan layanan telekomunikasi dengan baik.
“Karena pasti data traffic-nya akan sangat tinggi dan Kominfo terus berkoordinasi dengan penyelenggara telekomunikasi,” ujarnya.
Baca juga: Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 47 Macet, Ini PenyebabnyaMenurutnya, Kementerian Kominfo sudah mempersiapkan agar tersedianya bandwidth yang cukup, sehingga nanti tidak sampai kekurangan serta layanan dapat tersedia dengan baik mengingat ada satu kebiasaan baru saat ini dalam perjalanan mudik.
“Bersama operator telekomunikasi, Kementerian Kominfo melakukan bandwidth management untuk menghindari gangguan terutama di lokasi dengan penggunaan data internet yang tinggi. Kita usahakan supaya tidak terjadi gangguan dengan melakukan bandwith management. Kan terlihat nanti traffic-nya yang besar-besar, di situ akan kita terus sediakan bandwidth," terangnya.
Baca juga: Kapolri Lepas Mudik Gratis 220 Bus dengan 11.300 PenumpangJohnny berharap masyarakat dapat memanfaatkan sarana telekomunikasi dengan baik, produktif dan efisien.
“Jangan sampai dipakai untuk hal-hal yang tidak perlu, seperti misalnya untuk menyebarkan berita yang tidak berguna, tidak bermanfaat, itu mengganggu traffic dan kualitas layanan,” kata Johnny.
Menurutnya, penggunaan internet untuk hal yang tidak produktif selama perjalanan mudik akan bisa mengganggu traffic internet. Di mana pada saat terjadi pemanfaatan penggunaan secara tiba-tiba, masif, pasti akan mengganggu traffic.
“Untuk mengatasinya, cuma satu caranya, kita gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat dan jangan diisi dengan yang tidak bermanfaat," tujarnya.
Baca juga: Pemudik Dilaporkan Meninggal Dunia di Dalam Bus Jurusan Bandung - SoloDengan demikian, dia mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan berita bohong, karena hal itu lebih tidak bermanfaat, serta mengajak masyarakat untuk mengunakannya dengan baik, dan untuk hal-hal yag bermanfaat.
“Marilah kita gunakan ini dengan baik dan untuk hal-hal yang bermanfaat, yang berkaitan dengan kegembiraan, silaturahmi, yang berkaitan dengan acara-acara atau ekspresi-ekspresi keagamaan,” ungkapnya.
“Jangan sampai dipakai untuk hal-hal yang tidak perlu, seperti misalnya untuk hoaks menyebarkan berita yang tidak berguna, tidak bermanfaat, mengganggu traffic dan kualitas layanan,” ujarnya.
(sof)