Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 30 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Ini Bunyi Wejangan Terakhir Gus Dur untuk Inaya Wahid

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 07 Mei 2022 - 14:05 WIB
Ini Bunyi Wejangan Terakhir Gus Dur untuk Inaya Wahid
Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid. Foto: Instagram/gusdurian
LANGIT7.ID - , Jakarta - Putri bungsu Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurahman Wahid, Inaya Wulandari Wahid mengatakan sebelum menghembuskan nafas terakhir, sang ayah sempat memberikan wejangan terakhir.

"Di wejangan terakhir ini ia berkata, jangan berhenti membaca, tidak boleh berhenti membaca, baca terus," ujar Inaya dikutip dari kanal YouTube Langit7id, Sabtu (7/5/2022).

Baca juga: Kuliner Favorit Gus Dur, Lodeh Kikil Khas Jombang

Menurut Inaya, Gus Dur sangat jarang memberikan wejangan padanya. Maka itu wejangan tersebut akan selalu ia ingat dan terapkan.

"Saya masih ingat sebelum meninggal Gus Dur sempat memberikan wejangan terakhir pada saya. Beliau sangat jarang berikan wejangan pada saya. Jika dihitung selama hidupnya ia hanya tiga kali memberikannya nasihat," katanya.

"Sebenarnya sebagai umat Muslim itu (baca) merupakan perintah pertama. Makanya, ketika beliau mengatakan itu, hal tersebutlah yang terus saya pegang hingga saat ini," lanjut dia.



Inaya yakin wejangan Gus Dur tersebut tidak hanya soal membaca buku tetapi juga membaca situasi dan lainnya.

"Dan saya yakin, ketika Gus Dur bilang membaca bukan hanya membaca buku tetapi juga membaca apa yang terjadi di masyarakat, situasinya seperti apa dan lainnya. Nah, itu yang menurut saya jauh lebih penting," tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran 1982 ini mengatakan kehidupan Gus Dur tidak pernah berubah alias tidak berbeda entah saat jadi Presiden hingga setelahnya.

Baca juga: Gus Dur Representasi dari Kemanusiaan dan Santri

"Gus Dur saat belum jadi Presiden, sudah jadi Presiden, dan setelah jadi Presiden tidak ada bedanya. Bahkan sampai beliau wafat pun ia tetap sama. Sikapnya terhadap kekuasaan dan semua yang ia lakukan sama saja, tetap selalu bersosialisasi dan bertemu langsung kepada masyarakat serta tetap selalu melakukan pembelaan. Ini ia lakukan hingga akhir hayatnya," ucapnya.

"Bahkan, saat sakitpun ia tetap menemui tamu yang datang, terkadang keluarga dan para suster harus bekerja keras agar tamu tidak datang dan Gus Dur bisa beristirahat," pungkas Inaya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 30 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)