LANGIT7.ID - Aktor Hollywood, Mark Ruffalo, menggunakan platform media sosial untuk menunjukkan dukungan kepada Palestina.
Terbaru, pemeran karakter 'Hulk' dalam
Marvel Cinematic Universe itu mengecam pembunuhan yang dilakukan tentara Israel terhadap jurnalis senior Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, pada Kamis (12/5/2022).
"Kerugian signifikan lainnya bagi rakyat Palestina dan demokrasi. Daftarnya panjang, brutal dan kejam," tulis Mark di akun twitter-nya, Jumat (13/5/2022).
Pada Maret 2022 lalu, Ruffalo juga mengunggah sebuah artikel ke twitter yang menyoroti keengganan kaum liberal Barat untuk bersuara atas masalah Palestina.
"Tidak ada yang membuat kaum liberal meninggalkan nilai-nilai mereka, atau keberanian mereka, seperti menyebut Palestina," tulis artikel yang dibuat penulis Mahdawi dalam artikel yang diterbitkan The Guardian dan dibagikan Ruffalo di lini masanya.
Baca Juga: Bella Hadid, Supermodel Amerika Keturunan Palestina: Bangga Jadi Muslim
Mengutip
The New Arab, aktor tersebut memang dikenal memperhatikan masalah Palestina. Namun, dia juga menghadapi penolakan keras dari aktivis pro-Israel atas pernyataannya.
Selama serangan mematikan Israel di Gaza pada Mei 2021 lalu, dia menyebut Israel terlibat dalam genosida terhadap Palestina. Namun, dia lalu menarik komentar tersebut setelah mendapat kritik dari kelompok pro-Israel.
Pada November 2021, dia termasuk di antara sejumlah seniman yang berbicara menentang pelarangan Israel terhadap enam kelompok masyarakat sipil Palestina. Dia mengunggah twit dukungan di tengah perdebatan tentang standar ganda Barat tentang bagaimana pendekatan di berbagai krisis dunia, terutama terkait invasi Rusia ke Ukraina.
Banyak yang menyoroti, konflik Ukraina telah menimbulkan tanggapan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pemerintah Barat, perusahaan media, dan tokoh publik. Padahal, respons-respons Barat itu tidak pernah terlihat selama krisis yang sedang berlangsung di Yaman, Suriah, atau Palestina.
Artikel yang dibagikan Ruffalo membahas penyensoran Vogue terhadap sebuah unggahan instagram oleh supermodel Palestina-Amerika, Gigi Hadid, di mana wanita 26 tahun itu berjanji menyumbangkan sebagian dari pendapatannya untuk mendukung orang-orang Palestina dan Ukraina. Vogue menerbitkan sebuah artikel tentang janji Hadid, namun penyebutan Palestina dihilangkan.
(jqf)