LANGIT.ID, Jakarta - Ada doa yang bisa diamalkan saat menanti dan berharap kabar baik. Umat Islam bisa memanjatkan doa agar anak sulung Gubernur Jabar Ridwal Kamil ditemukan.
Seorang muslim harus yakin dengan permohonannya kepada Allah SWT. Bahkan, Allah SWT senang bila hamba meminta sesuatu kepada-Nya.
“Barangsiapa yang tidak meminta pada Allah, maka Allah akan murka padanya.” (HR. Tirmidzi no. 3373. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Doa yang diyakini oleh seorang muslim, apalagi dihadapkan dengan momen yang tepat, tentu akan dikabulkan Allah SWT. Sebab hanya Dia lah yang mampu mengubah hal mustahil menjadi mungkin, termasuk pertolongan kepada anak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Umat Islam bisa belajar dari kasus Nabi Nuh AS saat ditelan oleh ikan nun, sebagian orang berpendapat paus. Secara logika, sangat tidak mungkin Nabiallah tersebut selamat.
Sebab dia berada di dalam perut ikan. Kemudian, mamalia laut tersebut hidup di perairan dalam. Seandainya dimuntahkan Nuh dari dalam mulut, sudah pasti sulit baginya untuk bertahan sampai ke permukaan air.
Namun berkat doa dan permohonan ampun Nabi Nuh, Allah SWT mengeluarkannya dari dalam mulut ikan tersebut. Dengan kuasa-Nya, nun atau paus itu berenang ke permukaan, lalu memuntahkan Nuh AS, sehingga dia berhasil selamat dari bahaya itu.
Allah pun dalam Al Quran bersabda: "Maka, kalau sekiranya dia (Yunus) tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit." (QS Al-Shaaffat ayat 143-144).
Lalu doa apakah yang dibaca oleh Nabi Nuh AS saat itu?
Bacaan doa ini merupakan ungkapan permohonan ampun dengan mengucapkan puji-pujian kepada Allah SWT dan pengakuan kesalahan atas diri sendiri. Berikut doanya:
Laa ilaha Illa Anta, Subhanaka Inni kuntu min al-zhalimin.
Artinya: Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau dan sesungguhnya saya termasuk orang-orang yang zalim.
(bal)