LANGIT7.ID, Jakarta - Sejumlah event olahraga berskala global dan nasional yang digelar di beberapa daerah menjadi sinyal kebangkitan pariwusata dan ekonomi kreatif.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan sport tourism seperti "Belitung Triathlon 2022" dapat menghadirkan pengalaman olahraga, serta wisata berkualitas bagi peserta dan para wisatawan.
"Penyelenggaraan event 'Belitung Triathlon' merupakan seri pertama dari Indonesia Triathlon Series yang kali ini mengambil tempat di Belitung," ujar Sandiaga dalam keterangan persnya dikutip Ahad (29/5/2022).
Baca juga: Pantai Tanjung Pakis, Objek Wisata Alternatif Warga BekasiMenurut Sandiaga, selain track yang menantang ajang ini juga menawarkan pemandangan alam yang indah, serta keramahan masyarakat yang mengiringi peserta sehingga dinilai memberikan pengalaman yang mengasyikan.
"Belitung Triathlon 2022" diikuti 140 peserta yang terbagi dalam dua kategori. Pertama adalah standar dengan jarak renang 1.500 meter, sepeda 40 kilometer, dan lari 5 kilometer. Sementara untuk yang kedua adalah sprint dengan jarak renang 750 meter, sepeda 20 kilometer, dan lari 5 kilometer.
"Sedikit review dari penyelenggaraannya luar biasa, terlaksana dengan rapi. Saya salut dengan panitia penyelenggara, kolaborasinya berjalan dengan baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kami juga melihat partisipasi dunia usaha dan media, komunitas, dan juga akademisi," unggkap Sandiaga.
Sandiaga mengatakan bahwa lanskap alam yang indah menjadi latar bagi para peserta saat berlomba, hal itu turut memberikan kesan bagi dirinya.
"Seperti saat renang, para peserta dimanjakan dengan pasir putih dan birunya air laut dengan latar belakang pulau-pulau serta batuan alam khas Belitung yang berusia ratusan juta tahun. Salah satunya adalah Pulau Lengkuas dengan mercusuar yang ikonis," ujarnya.
Terlebih menurut Sandiaga, saat bersepeda para peserta disambut dengan aspal yang mulus dilengkapi dengan pemandangan pantai serta tugu Tanjung Kelayang yang khas sehingga saat lari udara terasa segar.
Baca juga: Jernihnya Pantai Tengkera, Potensi Wisata Alam di Konawe Kepulauan"Saya apresiasi larinya sangat menantang, sepeda sangat membuat kita terpesona dengan track yang begitu bagus. Dan renangnya mungkin renang yang paling boleh dibilang cantik dari segi kualitas air laut dan pemandangannya. Maka saya sangat meyakini Belitung Triathlon ini jadi kebangkitan ekonomi Belitung dan sektor pariwisata kita," katanya.
Sandiaga menilai keberhasilan penyelenggaraan acara ini menjadi sinyal kebangkitan ekonomi serta pariwisata dan ekonomi kreatif di Belitung, setelah kurang lebih dua tahun terdampak akibat pandemi.
Sandiaga juga mendorong daerah-daerah lain untuk dapat menyelenggarakan kegiatan sport tourism dengan menonjolkan kearifan lokal sebagai daya tarik atau pembeda dari setiap destinasi.
"Wisata olahraga sendiri di Indonesia pertumbuhannya diperkirakan dapat mencapai Rp18,790 triliun hingga tahun 2024. Banyak sekali masyarakat yang berpartisipasi sepanjang jalan, lapangan kerja terbuka. Weekend ini hotel-hotel pada terisi dan flight juga full, penerbangan jadi harus ditambah," tutur Sandiaga.
Baca juga: Festival Sarapan Pagi, Upaya Bangkitkan Perekonomian Masyarakat LampungSandiaga menambahkan bahwa kemenparekraf berkomitmen untuk terus mendukung dalam menghadirkaan event-event internasional lainnya di Belitung. Selain itu, percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi khusus (KEK) Belitung sebagai salah satu dari delapan KEK pariwisata di Tanah Air.
"Kami sudah mulai merancang beberapa event internasional dan wisata minat khusus seperti ke sport tourism sampai kepada balon udara dan akan kita tindak lanjuti," kata Menparekraf Sandiaga.
(sof)