LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap manusia tentu memiliki masa lalu, ada yang baik ada juga yang buruk. Dalam
pernikahan, Ustadz Muhammad Nuzul Dzikir mengatakan sebagai calon pasangan tidak perlu saling menceritakan masa lalu, kecuali ada yang bertanya.
"Jangan melangkah kecuali yakin atau punya dugaan kuat karena kita punya data atau indikator, jika ragu-ragu jangan melangkah," ujar Ustadz Muhammad dikutip, Senin (30/5/2022).
Baca juga: Unik, Santri di Pesantren Ini Dinikahkan Tanpa Tahu Siapa Calon PasangannyaLogika unsur
fiqih mengatakan, tambahnya sesuatu tidak bisa diubah hukumnya atau statusnya kecuali ada dalil yang jelas 100 persen atau dugaan kuat.
Lebih lanjut Ustadz Muhammad berkata, pada dasarnya Anda tidak perlu membuka masa lalu, kecuali calon Anda menanyakan.
"Jika calon kita tanya dan baginya penting maka kita harus menceritakannya," ungkapnya.
"Karena kita ingin yang menjadi pasangan kita nantinya adalah sosok yang menerima apa adanya. Maka itu, jika ada hal yang kiranya penting ceritakan," tutur Ustadz Muhammad.
Meskipun begitu, ia melanjutkan, ada beberapa permasalahan atau aib yang alangkah baiknya diceritakan ke calon pasangan.
Baca juga: Kiat Cari Pasangan, Ustaz Das'ad Latif: Utamakan Agamanya"Ada beberapa permasalahan atau aib dalam pernikahan seperti bau badan, itu penting untuk diceritakan. Atau masalah virginitas, sebab ada sebagian laki-laki mempermasalahkan hal tersebut, namun ada juga yang tidak mempermasalahnya. Nah masalah ini, jika pasangan tidak tanya jangan diceritakan. Kalau ia tanya, silahkan sampaikan," pungkasnya.
(est)