LANGIT7.ID, Jakarta - Mencari pasangan yang baik memang tidak mudah. Butuh ketelitian dalam memilih pasangan agar tenang menjalani pernikahan.
Penceramah kondang Ustaz Das'ad Latif mengatakan bahwa Nabi Muhammad telah memberikan empat kriteria dalam memilih pasangan. Yakni cantik parasnya, baik keturunannya, banyak hartanya dan baik agamanya. Namun agama merupakan yang utama di antara kriteria tersebut.
"Kalau kau mau menikah jangan lihat cantiknya, jangan lihat keturunannya, jangan lihat hartanya saja, tapi lihatlah agamanya karena dengan agama kau akan dapat semuanya," ujar Dasad Latif dikutip dari youtube pribadinya, Selasa (24/5/2022).
Baca Juga: Akhiri Konflik, Nikita Mirzani Tabayun ke Ustadz Dasad LatiefUstaz Dasad menegaskan pentingnya meluruskan niat saat hendak menikah. Menikah bukan hanya untuk bersenang-senang karena itu hanya sesaat. Tetapi niat membangun keluarga yang diridai oleh Allah SWT.
Dai yang terkenal dengan gaya ceramah lucu itu menjelaskan tidak masalah mencari pasangan yang cantik. Tentu saja agar bahagia karena 24 jam bersama istri dari mulai bangun tidur hingga tidur kembali.
"Namun cantik bukan hal utama, karena cantik ada batasnya. Bahkan di zaman digital seperti saat ini, terlihat cantik di media sosial belum tentu aslinya cantik," katanya.
Baca Juga: Manfaat Kontrol Emosi, Belajar dari Arogansi Pengemudi Pajero SportSelanjutnya, nikahi perempuan karena baik keturunannya. "Tapi tidak boleh jadi prioritas, karena ada yang bapaknya nabi anaknya durhaka, (anaknya Nabi Nuh), ada yang bapaknya durhaka anaknya jadi nabi (Ibrahim alaihissalam).
Kemudian nikahi perempuan karena kekayaannya. "Tapi jangan jadi prioritas, karena harga diri seorang laki-laki jangan digantungkan kepada mertua," ucapnya.
"Keempat kata nabi nikahi perempuan karena agamanya. Kenapa agama nomor empat? Jangan salah paham, agama memang nomor empat, tapi bukan titik melainkan koma, artinya utamakan agamanya karena dengan agama seseorang akan dapat semuanya," tuturnya.
Baca Juga: Dikecam Netizen, Ini Sosok Gus Thuba yang Viral di Medsos(zhd)