LANGIT7.ID, Jakarta - Beberapa hari lalu sempat
viral keributan antara pengendara Mitsubishi
Pajero Sport dengan Toyota Yaris. Peristiwa yang terjadi di Gerbang Tol Tomang Jakarta.
Dalam video yang beredar dan diunggah politikus Ahmad Sahroni, terlihat pengendara Pajero, William mendatangi pengendara Yaris, Yohanes. Kemudian, dia menarik baju dan menampar Yohanes.
Walaupun sempat melapor ke Polda Metro Jaya, tapi kejadian itu berakhir damai. Dari peristiwa itu, sudah seharusnya setiap muslim mengambil pelajaran.
Menurut pendakwah Habib Ahmad Al-Habsyi, ada keuntungan yang bisa diperoleh di akhirat ketika seorang muslim mampu menahan emosinya. Seperti yang disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Tak Ingin Berurusan dengan Hukum, Yuk Jaga Emosi Saat Berkendara"Barang siapa menahan kemarahannya padahal dia mampu melampiaskannya maka Allah akan memanggilnya (membanggakannya) pada hari kiamat di hadapan semua manusia sampai (kemudian) Allah membiarkannya memilih bidadari bermata jeli yang disukainya." (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
"Jadi menahan amarah ini imbalannya bidadari. Lebih baik kita tahan amarah, karena itu tidak ada manfaatnya, bahkan mungkin malah jadi penyakit," tegas dia dalam keterangannya, Selasa (24/5/2022).
Dia menambahkan, Allah memerintah setiap hamba-Nya untuk bersabar dalam menghadapi ujian. Bila seorang muslim melakukannya semata-mata karena Allah maka dia sedang berbuat yang sangat dicintai Tuhannya.
"Orang yang mampu menahan amarah itu bukan orang yang lemah. Justru kalau lemah itu tidak dianjurkan, artinya di sini kita sedang diuji kesabaran," katanya.
Dia berpesan, terkadang Allah menguji hamba-Nya dengan perbuatan seseorang yang membuatnya marah. Disebutkan, marah merupakan perbuatan setan yang telah diajarkan cara mengatasinya.
"Marah itu datang dari setan, karena setan dari api maka butuh air untuk mengatasinya, yaitu wudhu. Betapa mulianya orang yang bisa menahan hawa nafsu amarahnya."
(bal)