LANGIT7.ID, Jakarta - Pakar Neuroparenting, dr Aisah Dahlan, mengungkapkan keajaiban
istighfar dalam mengendalikan emosi seseorang. Oleh karena itu, penting untuk setiap orang muslim latihan beristighfar setiap saat.
Latihan itu bisa dilakukan minimal sekali setelah salat. Namun, lebih baik jika dilakukan sebanyak 15 kali. Istighfar merupakan zikir yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk memohon ampun dan perlindungan dari Allah Ta’ala.
“Latihan istighfar sangat penting dalam mengendalikan emosi dengan baik. istighfar bisa membantu seseorang mengalihkan perasaan marah, takut, dan kesal, serta membantu mengurangi stres dan tekanan dalam kehidupan sehari-hari,” kata dr Aisah Dahlan dalam webinar parenting di kanal youtube
Suas Video, dikutip Jumat (10/3/2023).
Baca Juga: Jangan Lupa Baca Tasbih dan Sayyidul Istighfar di Pagi HariIstighfar juga dapat membantu mengoptimalkan nafas seseorang. Sebab, saat seseorang mengucapkan ‘
Astaghfirullaha al-adzim’, karbondioksida dalam tubuh keluar dan oksigen masuk lebih banyak.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mengalami situasi-situasi yang membuat kita merasa marah, kecewa, atau kesal. Namun, dengan latihan istighfar, seseorang bisa mengubah cara merespons situasi tersebut.
“Ini akan membantu mengendalikan emosi kita dan mempertahankan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur dr Aisah Dahlan.
Baca Juga: Amalkan Sayyidul Istighfar, InsyaAllah Dapat Jaminan Masuk SurgaHal ini penting menjadi salah satu materi parenting dalam kehidupan berumah tangga. Orang tua harus melatih anak beristighfar sejak dini, terutama setelah salat. Orang tua harus mengajarkan anak tentang arti istighfar dan menanamkan kebiasaan itu sejak usia dini.
“Ketika anak tumbuh dewasa, dia akan terbiasa melakukan istighfar secara rutin dan menjadi sebuah kebiasaan yang positif dalam kehidupannya,” ujar dr Aisah Dahlan.
(jqf)