LANGIT7.ID, Jakarta - Hubungan antara pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Pelatih Vietnam Park Hang seo dikabarkan tak lagi harmonis. Padahal, kedua pelatih ini pernah bekerjasama.
Atas dasar profesionalitas keduanya, mereka seolah menjaga jarak. Apalagi saat ini kedua pelatih yang sama-sama berasal dari Korea Selatan tersebut menjadi rival, baik di SEA Games, Piala AFF maupun kejuaraan sepak bola lainnya di Asean.
Berikut 4 fakta menarik antara Park Hang-seo dan
Shin Tae-yong, dikutip dari wawancara Zingnews dengan Shin Tae-yong sebelum meninggalkan Vietnam, beberapa waktu lalu .
Baca juga:
Shin Tae-yong: Ronaldo dan Marselino Masa Depan Sepakbola Indonesia1. Seorang Pelatih dan Pemain Shin Tae-yong kenal betul dengan sosok Park Hang-seo. Pada tahun 1992, Shin dipanggil ke tim nasional Korea. Saat itu timnas Korea dilatih oleh Park Hang-seo, sedangkan Shin Tae-yong menjadi pemainnya. Tidak hanya bertemu pada saat di tim nasional.
Baik Park dan Shin juga pernah sama-sama menjadi rekan kerja pelatih dan asisten pelatih di salah satu klub K-League 1. Hubungannya sangat baik saat itu.
2. Sama-sama Berkarier di Asia Tenggara Park menjadi pelatih Timnas Vietnam, salah satu negara Asia Tenggara pada 15 Oktober 2017 dan dikontrak hingga 31 Januari 2023. Prestasinya mengantar Vietnam Juara Piala AFF 2017/2018, juara SEA Games 2021/2022.
Shin Tae-yong baru menyusul ke Asia Tenggara, tepatnya menjadi pelatih timnas Indoensia, pada 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2023. Pelatih 51 tahun itu belum pernah membawa Indonesia juara turnamen, hanya runner up Piala AFF 2020 dan peringkat ketiga SEA Games 2021.
3. Park Hang-seo Belum Terkalahkan Shin Tae-yong Jika dulu pernah setim, kini keduanya saling bersaing di negara yang dibesutnya masing-masing. Pelatih tim nasional Park Hang-seo belum pernah terkalahkan dari Timnas Indonesia yang dibesut oleh Shin Tae-yong, dalam dua tahun terakhir.
Baca juga: Hadapi Bangladesh, Skuad Garuda Siap Berikan yang Terbaik Di Piala AFF 2020, Timnas Indonesia hanya mampu menahan imbang 0-0. Sementara, Vietnam belum lama ini mengalahkan Timnas Indonesia di SEA Games ke-31 di Vietnam dengan skor 3-0.
“Saya percaya Vietnam sekarang memimpin Asia Tenggara dengan kinerjanya yang mengesankan selama ini. Namun Indonesia berada di jalur yang benar dalam perkembangan dan jika ada investasi yang lebih baik di tingkat tim nasional dan liga, sepak bola Indonesia akan lebih sukses,” ungkap Shin Tae-yong.
4. Dulu Sangat Dekat, Sekarang Tak LagiPelatih Shin Tae-yong membeberkan hubungan baiknya dengan Park Hang-seo. Selama ini persahabatannya dengan pelatih 63 tahun itu sangat bagus ketika masih di Korea.
“Kami sangat dekat. Tapi semenjak Pak Park datang ke Vietnam dan menjadi pahlawan di sana, entah kenapa kami tidak sedekat dulu,” kata Shin.
Zingnews beberapa waktu lalu memasang foto Shin Tae-yong bermaksud mendatangi Park untuk berjabat tangan usai timnya di kalahkan 3-0 di babak penyisihan SEA Game 2021, tetapi Park justru terlihat cuek dan tak mempedulikan bekas anak asuhnya di timnas korea tersebut dengan menjauhinya.
Saat ditanya apakah ini kemungkinan terkait prestasi Park membawa Vietnam juara di Piala Asia U-23 pada tahun 2008.
“Saya pikir dia hanya beruntung. Cemburu? Sayalah yang membawa Korea U-23 untuk memenangkan tiket Olimpiade, orang yang memimpin tim nasional Korea untuk bersaing di Piala Dunia, mengapa saya harus cemburu,” ujarnya.
“Saya katakan ini bukan untuk membual tentang masa lalu saya, hanya saja saya tidak cemburu ketika seseorang telah mencapai lebih banyak kesuksesan,” tuturnya.
Tim Vietnam sendiri pernah dihentikan Timnas Indonesia di babak semifinal Piala AFF 2020 setelah sukses menahan imbang 0-0. Shin Tae-yong berhasil menerapkan strategi yang merombak komposisi pemain dalam setiap pertandingan. Taktik tersebut sangat jitu karena sulit ditebak oleh lawan.
(sof)