LANGIT7.ID, Klaten - Bagong Margono akrab disapa Mbah Bagong melakukan aksi gila di kampung halamannya, Klaten, Jawa Tengah. Dia rela mengeluarkan uang Rp3 Miliar untuk menyulap sungai kotor dan kumuh menjadi sungai bersih yang akhirnya jadi destinasi wisata.
Aksi Mbah Bagong terdorong dari motivasi peduli lingkungan. Mulanya, dia prihatin melihat kondisi Sungai Gejikan di Klaten kotor dan penuh sampah. Dia lalu memutuskan untuk membersihkan sungai tersebut.
Keputusan Mbah Bagong itu membuat warga sempat heran. Dia bahkan sempat dijuluki 'orang gila' karena mengeluarkan kocek pribadi sampai Rp3 M. Tanpa mempedulikan cibiran itu, dia kini dikenal sebagai sosok penggerak sungai bersih dari Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.
Istri Mengizinkan Asal Mbah Bagong BahagiaMbah Bagong memiliki latar belakang sebagai kontraktor. Itu membuat upaya membersihkan sungai bukan hal yang terlalu susah. Didorong hobi dan kecintaan pada kebersihan lingkungan, Mbah Bagong memulai perbaikan kondisi sungai dan mengisinya dengan ikan-ikan hias.
"Saya yakin kalau lingkungan saya bersih, maka saya yang akan hidup nyaman juga. Maka, saya bersihkan, saya buat sesungguhnya, dan jadilah sungai seperti ini," kata Mbah Bagong, dikutip kanal CapCapung, Rabu (1/6/2022).
Mendengar impian tersebut, istri Mbah Bagong mendukung. Dia tak mempermasalahkan sang suami mengeluarkan Rp3 miliar yang berasal dari dana pribadi.
"Istri saya bilang boleh, dengan catatan bapak senang katanya," kata Mbah Bagong.
Mbah Bagong mulai merealisasikan mimpi itu dengan menyelesaikan masalah sampah di wilayah tersebut. Dia aktif meminta warga sekitar menghentikan kebiasaan membuang sampah di sungai serta memberikan gerobak di setiap rumah.
"Kalau sudah dibuang di gerobak itu, saya ambil terus saya yang buang ke TPA," katanya.
Atas tindakan itulah Mbah Bagong disebut 'orang gila' oleh warga sekitar. Alasannya, dia berani mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk membersihkan sungai yang belum tentu membawa keuntungan materi.
"Katanya ini sungai punya siapa Pak Bagong, kk mau seperti itu yang dibuang ke sungai? Saya berpikir positif. Hati saya tidak berpikir profit, saya yakin saja kalau saya berbuat baik saya yakin pasti banyak orang mendukung," kata Mbah Bagong.
Warga Ketiban RezekiUcapan Mbah Bagong terbukti. Setelah mengubah wajah Sungai Gejikan yang kumuh menjadi tempat bersih, kini desanya menjadi salah satu destinasi wisata bernama Watergong.
Tak hanya rasa senang, dia juga berhasil membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga setempat. Kini, area wisata Watergong di Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten sudah dilengkapi dengan berbagai wahana bermain anak.
Hal itu membuat banyak wisatawan berkunjung ke tempat tersebut. Pendapatan dari pengelola yang kebanyakan merupakan warga sekitar juga semakin bertambah.
(jqf)