LANGIT7.ID - , Jakarta - Belum lama ini, viral video yang berisi curahan hati seorang pria bernama Fahri Fadillah Nur Rizki yang mengaku gagal jadi
polisi. Padahal ia sudah mengikuti bimbingan pelatihan selama enam bulan.
Hal tersebut membuat Fahri kecewa, maka itu ia mengadukan masalah tersebut ke
Kapolda Metro Jaya hingga Kapolri.
Baca juga: Polisi Terjunkan 5.260 Personel Amankan Perayaan May Day Fiesta 2022"Saya siswa Bintara Polri yang digagalkan ketika mau berangkat pendidikan. Saya sudah lulus terpilih, ranking saya 35 dari 1.200 orang dari Polda Metro Jaya," ujar Fahri dalam video unggahan di akun Instagram @hillarybrigitta, dikutip Kamis (2/6/2022).
"Ketika mau berangkat pendidikan nama saya digantikan oleh orang yang telah gagal (seleksi). Saya mohon kebijaksanaannya Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak
Kapolri," lanjutnya.
Melihat ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membantah hal tersebut.
Ia membenarkan bahwa Fahri lulus di tahap 1, namun ketika diadakan kegiatan supervisi Fahri dinyatakan tidak memenuhi syarat sebab menderita buta warna parsial.
"Hasilnya buta warna parsial ini yang membuat yang bersangkutan tidak bisa mengikuti pendidikan, karena ini syarat mutlak," ujar Zulpan dalam konferensi pers, Senin (30/5/2022).
Baca juga: Puluhan Personel Polisi Berjaga-jaga Antisipasi Copet di Terminal KalideresIa menambahkan Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan lanjutan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada 25 Januari 2022 dan disaksikan oleh keluarga Fahri.
"Hasilnya yang dipimpin dokter Susan selaku spesialis mata hasilnya buta warna parsial ini yang membuat yang bersangkutan tidak bisa mengikuti pendidikan," pungkas Zulpan.
(est)