Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 02 November 2026
home masjid detail berita

Hukum Berkurban tapi Tidak Sholat, Ini Penjelasan Buya Yahya

mahmuda attar hussein Senin, 06 Juni 2022 - 11:40 WIB
Hukum Berkurban tapi Tidak Sholat, Ini Penjelasan Buya Yahya
Ilustrasi hewan kurban kambing. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Orang yang meninggalkan sholat, namun berkurban tetap dianggap sah. Pendakwah Buya Yahya menjelaskan hukum, rukun dan syarat sholat berbeda dengan berkurban.

"Jadi InsyaAllah sah kurbannya. Pembahasan sholat dan kurban, baik rukun dan syaratnya berbeda," kata dia dikanal YouTubenya, Senin (6/6/2022).

Kendati demikian, pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini menekankan, umat yang meninggalkan kewajiban ibadahnya akan menjadi sebab baginya masuk neraka.

"Mana yang lebih baik, kurban tidak sholat atau sholat tidak kurban? Masih lebih baik orang tidak sholat tapi berkurban, ketimbang mereka yang tidak sholat, tidak juga berkurban," tegasnya.

Baca Juga: Pandangan soal Kurban Sapi untuk 7 Orang, Sesuai Anjuran Nabi SAW

Menurutnya, kurban merupakan perintah sunnah, yang menjadi wajib ketika dinazarkan seseorang. Di sisi lain, mereka yang berkurban tapi masih meninggalkan kewajiban ibadah patut didoakan agar semakin taat dalam urusan ibadahnya.

"Kadang kita sering ditipu dengan perbandingan yang menggelitik, seperti lebih baik mana orang yang tidak berjilbab tapi sholat dengan orang berjilbab tapi tidak sholat?"

"Ini orang suka bikin perbandingan yang aneh. Tentu saja lebih baik adalah mereka yang berjilbab dan melaksanakan sholat," tambahnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 02 November 2026
Imsak
03:58
Shubuh
04:08
Dhuhur
11:40
Ashar
14:55
Maghrib
17:49
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan