Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 15 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Peduli Lingkungan, Milenial Ini Ciptakan Cairan Antibau Sampah

mahmuda attar hussein Senin, 06 Juni 2022 - 10:50 WIB
Peduli Lingkungan, Milenial Ini Ciptakan Cairan Antibau Sampah
Peduli Lingkungan, Milenial Ini Ciptakan Cairan Antibau untuk Sampah. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Seorang milenial dari Kampus UGM menciptakan cairan antibau untuk sampah. Idenya ini berawal dari keresahan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sosok tersebut adalah Raina Naura Anindhita, seorang mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Dia menggagas Eco Lindi yang bermanfaat untuk menetralkan bau sampah.

"Eco lindi ini dibuat dari air lindi dicampur dengan sisa air tebu (molase), asam sulfat, dan katalis organik. Hasilnya terbukti bisa menghilangkan bau tak sedap dari sampah," kata dia dalam keterangannya, Senin (6/6/2022).

Dikutip laman UGM, Raina tertarik untuk menghadirkan solusi terkait bau sampah yang salah satunya tercipta dari pemaparan air hujan.

Baca Juga: Sekilas Mengenal Rektor UGM Terpilih Prof. Ova Emilia

Hasil pemaparan itulah yang pada akhirnya menciptakan sumber penyakit dan cairan berbau atau biasa disebut air lindi.

Milenial asal Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo ini mejelaskan, pembuatan eco lindi cukup sederhana dan mudah.

Air lindi, molase, asam sulfat dan katalis dicampur dalam satu wadah kedap udara atau tangki, yang dalam satu hari bisa memproduksi 10 ribu liter eco lindi.

Sementara untuk penggunaannya, cairan hanya perlu disemprotkan ke timbunan sampah. Dalam waktu kurang dari 10 menit eco lindi akan bereaksi menetralkan bau sampah.

"Reaksinya sekitar 3-10 menit setelah disemprotkan ke sampah, maka bau tidak tercium lagi," ujarnya.

Setelah dilakukan uji coba di tempat pembuangan akhir (TPA), lingkungan pasar, dan peternakan, formula ini dinyatakan aman bahkan untuk ternak sekalipun.

"Formula ini dapat diaplikasikan untuk semua limbah yang memproduksi bau. Selain itu juga bisa digunakan sebagai pupuk," ungkapnya.

Berkat inovasinya itu, Raina berhasil menyabet penghargaan Trash Control Heroes dari Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor. Terobosannya itu juga disebut menjadi alternatif solusi terkait persoalan lingkungan.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 15 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:49
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)