LANGIT7.ID, Jakarta - Timnas Indonesia akan menghadapi laga perdana di Grup A di babak Kualifikasi AFC Asia Cup 202 melawan Timnas Kuwait yang berlangsung di Stadion Jaber Al Ahmad International Stadium, Kuwait City, pada Rabu (6/6/2022) pukul 23.15 WIB. Duel ini akan menjadi partai yang tidak mudah bagi timnas.
Timnas Indonesia tiba di Kuwait, dan sudah menjalani latihan untuk pematangan strategi. Pelatih kepala timnas Indoensia Shin Tae-yong sudah berupaya untuk beradaptasi dengan suhu di bagian dari negara Teluk tersebut.
Suhu di Kuwait cukup panas. Pada malam hari antara 25-30 derajat celcius dan pada siang hari antara 38-40 derajat celcius.
Baca juga: LINK LIVE STREAMING Kuwait vs Timnas Indonesia: Tuan Rumah Bakal Tampil MenekanIni menjadi tantangan tersendiri bagi pemain Indonesia, karena cuaca di sana lebih panas dari pada di negara asal. Mereka dituntut tuntuk tampil prima selama 2 x 45 menit menghadapi pemain-pemain Kuwait yang memiliki postur tinggi dan juga kekuatan fisik yang baik.
“Kami akan menghadapi laga pertama melawan Kuwait di suhu udara yang panas. Ketika saya masih bermain, saya kunjungi banyak negara di dunia. Sebagai pelatih juga demikian. Namun ini pertama kali saya merasakan suhu sepanas ini,” kata Shin Tae-yong dikutip dari laman PSSI, Rabu (8/6/2022).
Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku sudah mengamati permainan dari Al Azraq, julukan Kuwait. Meski Kuwait menjadi salah satu tim yang punya kans lolos dari fase grup, namun kekuatan tim tersebut tidak sehebat dulu. Namun demikian, bagaimanapun Kuwait saat ini adalah tetap tim yang kuat.
Baca juga: Jelang Kuwait vs Indonesia: Timnas Lawan Negara Sarat Pengalaman dan Sekali Juara “Saya sudah lihat laga Kuwait. Setahu saya , Kuwait sangat kuat sebelum tahun 2000. Tapi ketika saya lihat hari ini, mereka tidak lagi demikian. Saya tak tahu mengapa. Namun mereka tetap tim kuat, kami harus siapkan diri dengan baik, untuk besok (hari ini),” ujarnya.
Timnas Indonesia berkekuatan 23 pemain di ajang kualifikasi AFC Asia Cup 2023. Beberapa pemain yang dibawa ke Kuwait adalah wajah lama yang tidak dipanggil timnas lagi seperti Stefano Lilipaly. Kemudian juga ada winger Terens Puhiri, dan minus Egy Maulana Vikri yang masih dalam tahap pemulihan cedera
(sof)