LANGIT7.ID, Madrid - SMA
Muhammadiyah Denpasar, Bali membuka peluang kerjasama dengan Gredos San Diego (GSD) International School Buitrago di Buitrago del Lozoya, Madrid, Spanyol.
GSD International School Buitrago merupakan salah satu sekolah terkemuka di Spanyol. Siswa di sekolah ini tak hanya dari Spanyol, tapi juga dari luar negeri. Mereka punya kurikulum sendiri untuk siswa lokal dan siswa dari luar.
“Kami memiliki apa yang kami sebut sebagai Immersion Bachelor untuk para siswa yang bahasa Spanyol bukan bahasa asli mereka. Kami juga menawarkan international Baccalaureate (IB),” kata Kepala Sekolah GSD, Maks saat menerima kunjungan pengurus SMA Muhammadiyah Bali, dikutip dari kanal Wisma Duta RI Madrid, Rabu (22/6/2022).
Baca Juga: Delegasi Al-Azhar Kunjungi Indonesia, Ini 3 Rencana Kegiatan Utama
Rencana kerjasama ini diinisiasi langsung oleh
Muhammad Najib, duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (dubes LBBP) untuk Kerajaan Spanyol dan Madrid.
Dalam video yang diunggah Wisma Duta RI Madrid, Najib mengajak Kepala Sekolah SMA
Muhammadiyah Bali, Ela Rahmawati, dan Ketua Pimpinan Muhammadiyah Buleleng Bali, Ali Susanto.
“Mereka datang ke Madrid dalam rangka menjajaki peluang kerjasama dengan sekolah GSD international School Madrid. Saya melihat sekolah ini, di samping kualitasnya yang sudah terbukti, mereka juga membuka untuk berkolaborasi untuk bekerja sama dengan Muhammadiyah,” kata Najib.
Lebih dari itu, peluang kerjasama tersebut kian terbuka lebar karena adanya hubungan emosional antara Maks dan Indonesia. Istri Maks, Sinta, merupakan asli Indonesia yang berasal dari Banyuwangi.
Baca Juga: Lampaui Negara hingga Korporasi Global, Muhammadiyah Siap Go Internasional
“Maka itu ada hubungan hati di antara kita. Ini harus dilihat sebagai sebuah peluang berbagai peluang kerjasama. Tadi kita diskusikan, mudah-mudahan nanti hasilnya bisa dinikmati oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah di Bali, dan sekolah-sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” tutur Najib.
Sementara, Ela mengungkapkan, SMA Muhammadiyah Bali memiliki Harapan besar untuk bekerjasama dengan GSD International School Buitrago.
Kerjasama itu sangat menguntungkan. Tak hanya dari sisi akademis saja, tapi juga dari sisi mental, sebagai fokus pendidikan GSD. Di sisi lain, Buitrago del Lozoya situs bersejarah seperti tembok raksasa yang berasal dari dari Moor yang dipugar pada abad ke-15.
Selain itu, GSD juga terletak di kawasan dengan alam yang sangat Indah. Dalam video tersebut, terlihat GSD dikelilingi pegunungan. Maks mengungkapkan, selain pegunungan, GSD juga dikelilingi sungai-sungai. Tentu hal sangat berpengaruh bagi mental siswa.
Baca Juga: Resmi Beroperasi, Muhammadiyah Australia College Diisi Siswa Berbagai Bangsa
“Harapannya, anak-anak kami mendapatkan pengalaman lebih di luar akan membuka pikiran, pengalaman, sehingga ke depan mereka bisa lebih berkembang dan memiliki inovasi lebih dari sebelumnya,” tutur Ela.
Pihak GSD juga membuka pintu lebar-lebar untuk menjalin kerjasama. Maks mengatakan, GSD selalu senang untuk melakukan kerjasama di bidang pendidikan.
“Suatu Kehormatan yang besar dan senang bagi kami untuk berbagi fasilitas kami dengan anda dan menunjukkan kepada anda apa yang kami miliki,” tutur Maks.
(jqf)