LANGIT7.ID, Jakarta - Desa Wisata Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara masuk dalam 50 desa wisata terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa wisata ini mempunyai potensi wisata dengan pemandangan alam yang elok, termasuk adanya wisata arung jeram.
Wisata arung jeram ini berada di Sungai Bah Bolon yang mengalir di sepanjang sisi Desa Buluh Duri. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf),
Sandiaga Salahuddin Uno turut mengatakan keelokan arung jeram di Sungai Bah Bolon sepanjang 400 meter menyajikan keindahan alam di sepanjang sungai.
"Desa Wisata Buluh Duri ini sudah masuk 50 besar ADWI dari total 3.500 desa wisata. Ini sudah luar biasa," ungkap Sandiaga dikutip Ahad (26/6/2022).
Baca juga: Desa Wisata Buwun Sejati, Suguhkan Keasrian Alam dan Kearifan LokalSungai Bah Bolon tak hanya dimanfaatkn sebagai kawasan wisata akan tetapi juga digunakan masyarakat setempat sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari. Karakteristik sungai ini berupa bebatuan dangkal dengan grade 2-3 sepanjang 16 kilometer dan memiliki jeram yang cukup banyak.
Kondisi tersebut membuat wisata arung jeram di Sungai Bah Bolon aman dinikmati para penikmat arung jeram bagi pemula. Terlebih Sungai Bah Bolon memiliki air yang jernih, namun di saat musim penghujan warna air menjadi kecoklatan.
Wisatawan akan dimanjakan dengan deretan panorama alam tropis yang indah dan sejuk. Sebab, terdapat dinding bebatuan besar menjulang tinggi disebut dengan magic hall. Kemudian, wisatawan juga dapat menikmati keindahan alam Hujan Abadi karena setiap melewati lokasi ini hujannya tidak pernah berhenti.
Selain itu, ada juga Air Terjun Bahgula dengan ketinggian hampir 25 meter, Green Canyon yaitu sebuah dinding batu berlumut berketinggian hampir 30 meter, serta Magic Wall atau dinding batu yang membentuk ukiran yang berasal dari tetesan air.
Kemudian ada Batu Boru Manjile sebagai situs sejarah yang berada di aliran Sungai Bah Bolon peninggalan Kerajaan Bajalingge. Batu ini berada di bibir sungai dan menjadi cagar budaya di Kecamatan Sipispis yang menyerupai katak.
Arung jeram di Desa Wisata Buluh Duri terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu dua jam, empat jam, dan enam jam dengan harga yang cukup bervariatif tergantung kategori arung jeram yang dipilih kisaran Rp100 - Rp350 ribu.
Sandiaga mengaku potensi alam Desa Buluh begitu luar biasa sehingga perlu dibarengi dengan amenitas yang berkualias. Menurutnya, hal yang perlu ditingkatkan dari desa wisata ini ialah kebersihan toilet dan homestay.
"Sebagai penyedia layanan pariwisata, tentunya harus mampu memberikan pelayanan yang prima agar wisatawan merasa nyaman," katanya.
Baca juga: Telaga Biru Jayawijaya Tak Diizinkan Jadi Objek WisataTak hanya potensi alam desa ini juga kaya akan potensi budaya melalui seni Tarian Tortor Sombah yang biasa ditampilkan pada acara-acara kehormatan seperti penyambutan tamu, pernikahan, hingga acara adat lainnya. Dan Tarian Pengalo-Ngalo yang merupakan tarian dari Kerajaan Bajalingge, bermakna memberi semangat dan doa restu kepada tamu.
Selain kesenian, terdapat produk ekonomi kreatif lainnya seperti kriya dan kuliner khas. Diantaranya alat tenun, anyaman rotan, anyaman tikar, sandal dan kuliner khas Buluh Duri, ombus-ombus, lontong pecal, ikan cencen goreng, ayam holat dan mi glosor.
"Kita harapkan melalui potensi yang ada dapat meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan di sini, sehingga mampu membuka peluang usaha dan dampak ekonomi," ujar Sandiaga.
(sof)