LANGIT7.ID, Banyuasin - Kehadiran Kolam Renang Lombok Kenten dan Taman Bunga Jokis di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, diharapkan menjadi sektor pariwisata baru di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Tak hanya untuk hiburan semata, keberadaan Taman Bunga Jokis diharapkan bisa menjadi salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sumsel.
“Tempat ini kami buat untuk mengembangkan sektor pariwisata di Sumsel. Kami terus mendukung upaya pemerintah dalam menumbuhkan pariwisata ini,” ujar pemilik Kolam Renang Lombok Kenten dan Taman Bunga Jokis, Atik Maryati usai tempat rekreasinya tersebut diresmikan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru, Jumat (6/8).
Atik berharap, tempat rekreasi tersebut dapat menjadi ikon wisata baru di Bumi Sriwijaya. “Mudah-mudahan ini dapat menjadi sektor pariwisata baru di Sumsel. Rekreasi ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk melepas penat,” kata dia.
Sementara itu, Gubernur Deru, mengapresiasi langkah para pengusaha yang terus berupaya menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat kendati di tengah pandemi Covid-19. Upaya yang dilakukan pemilik tempat rekreasi yang baru saja diresmikan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Harus diapresiasi. Di saat berbagai perusahaan besar memutuskan hubungan kerja karyawannya, mereka ini justru membuat lapangan kerja baru melalui usaha itu,” ungkap Deru.
Dikatakannya, kolam renang dan taman bunga itu bukan hanya dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana untuk mencari rezeki, namun juga meningkatkan PAD. Karena itu, para pengusaha lainnya harus bisa berlomba menciptakan lapangan kerja baru.
“Ini mendorong tumbuhnya sektor pariwisata di Sumsel. Selain lapangan kerja baru, mudah-mudaham upaya ini dapat meningkatkan PAD,” jelas dia.
Selain itu, ia berpesan agar pemilik terus menerapkan norma yang berlaku dan menjaga kearifal lokal Sumsel di kawasan rekreasi tersebut.
“Tentu norma yang berlaku harus terus diterapkan juga di sini. Selain itu, bawa juga kearifan lokal kita di sini. Saya sebagai pemimpin daerah sangat berterima kasih karena pemilik telah mengambil sebagian peran pemerintah dalam memulihkan ekonomi,” tutup dia.
(sof)