Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Bisnis Tanaman Hias Masih Laris, Begini Tips Kembangkan Usahanya

mahmuda attar hussein Senin, 04 Juli 2022 - 10:35 WIB
Bisnis Tanaman Hias Masih Laris, Begini Tips Kembangkan Usahanya
Tanaman hias Alocasia jacklyn. (Foto: @secretplantstory).
LANGIT7.ID, Jakarta - Bisnis tanaman hias masih laris manis sekarang ini. Para pelaku usaha harus paham cara dan tips mengembangkan usaha tersebut sehingga diminati konsumen.

Tanaman hias sempat menjadi tren yang melonjak signifikan selama pandemi Covid-19 dua tahun lalu. Namun bisnis tersebut berangsur menurun.

Pasalnya mobilitas masyarakat yang telah berangksur kembali normal. Tapi tanaman hias masih memiliki pasar sendiri seperti sebelum pandemi.

Baca Juga: Lubuk Minturun, Wisata Pemandian Alam dan Lokasi Pembibitan Tanaman Hias

Untuk itu dibutuhkan improvisasi bisnis untuk bisa menggairahkan kembali bisnis tanaman hias ini. Begini caranya:

1. Lokasi

Walaupun sekarang zamannya serba online, tapi fisik sebuah toko tetap diperlukan, khususnya untuk etalase tanaman hias. Dengan melihat-lihat secara langsung, juga bisa jadi menarik perhatian pelanggan untuk membelinya.

Jadi, Sahabat perlu menentukan lokasi strategis toko tanaman hias. Pilihlah lokasi yang memiliki halaman luas, mudah dijangkau, dan ramai akan wara-wiri masyarakat, sehingga dapat menimbulkan ketetarikan banyak orang untuk mampir.

2. Pemasaran

Ada dua metode yang bisa Sahabat lakukan sebagai strategi pemasaran tanaman hias. Berbeda antara metode pemasaran online dengan offline.

Sahabat memang dianjurkan untuk tidak hanya berfokus pada salah satunya. Tapi menggunakan pemasaran secara online dan offline untuk menjangkau banyak pembeli.

Untuk pemasaran online, Sahabat bisa memberikan paket menarik, baik itu promo, diskon, atau pun bundle. Sementara offline, Sahabat harus bisa menata etalasa toko secantik mungkin untuk menambah gairah ketertarikan calon pembeli.

3. Peralatan

Kebanyakan pelaku usaha masih berfokus pada produk tanaman hias saja. Padahal, ada banyak peralatan atau pernak-pernik untuk kebutuhan mempercantik tanaman hias.

Misalnya saja seperti bebatuan hias, pot unik, media tanam, pupuk, dan lainnya. Ini juga merupakan produk yang melekat dengan tanaman hias dan memiliki nilai jual.

Sahabat bisa melengkapi toko yang ada dengan berbagai peralatan ini. Dengan harapan, segala kebutuhan pehobi tanaman hias bisa dipenuhi di satu toko Sahabat saja.

4. Stok

Bisnis tanaman hias bukan hanya soal keanekaragaman jenis dari tanaman yang ada, tapi juga soal stok. Artinya, Sahabat perlu memastikan ketersediaan stok tanaman hias di toko.

Kalaupun ada tanaman hias yang kurang peminatnya, Sahabat bisa mengakalinya dengan stok yang sedikit, dan menambah stok tanaman hias yang sedang tren.

Sahabat juga bisa menjadikan stok ini sebagai strategi pemasaran loh. Caranya dengan membuat seolah-olah stok tanaman hias yang sedang banyak diminati itu sedikit.

Dengan begitu, ada rasa tergesa-gesa dan mendesak dari calon pembeli untuk segera melakukan transaksi. Ini merupakan strategi untuk mempengaruhi psikologi pembeli, sehingga mereka merasa takut kehabisan.

5. Bonus

Bonus ini sering dikategorikan sebagai promo yang cukup ampuh meningkatkan ketertarikan pembeli. Sahabat juga tidak boleh pelit terhadap pelanggan, terlebih jika mereka sudah menjadi loyal konsumen atau langganan.

Rasulullah SAW saja mengajarkan kita untuk melakukan strategi ini. Dengan memberikan bonus, Sahabat tidak hanya menjaga loyal konsumen, tapi berpeluang mendapatkan loyal konsumen baru.

Hitung-hitung sedekah, bonus ini juga bisa mendapatkan keberkahan dalam usaha loh. Dengan harapan perkembangan usaha ke depan semakin baik.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)