Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Festival Kota Tua Majene 2021 Jadi Momentum Pemulihan Parekraf di Sulbar

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 07 Agustus 2021 - 23:48 WIB
Festival Kota Tua Majene 2021 Jadi Momentum Pemulihan Parekraf di Sulbar
Kemenparekraf Sandiaga Uno (layar) mengapresiasi pelaksanaan Festival Kota Tua Majene. (foto: kemenparekraf)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengapresiasi penyelenggaraan Festival Kota Tua Majene 2021 yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan yang berlangsung pada 6-7 Agustus 2021 diisi dengan berbagai kegiatan seperti pentas seni, parade, pameran seni, seminar, kunjungan ke objek wisata sejarah, jelajah wisata, dan lainnya yang digelar secara virtual dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa kegiatan/event tersebut merupakan bentuk kolaborasi, adaptasi, dan inovasi yang dilakukan oleh Kemenparekraf dan pemerintah daerah di masa pandemi Covid-19.

"Festival ini dilaksanakan dengan inovasi yaitu pemanfaatan teknologi digital, adaptasi dengan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability), dan kolaborasi yaitu kita bergerak dengan dukungan dari pentahelix," kata Sandiaga dalam sambutannya secara virtual, Jumat (6/8/2021).

Sandiaga menjelaskan bahwasa festival ini merupakan salah satu event yang termasuk ke dalam Kharisma Event Nusantara yang merupakan program Kemenparekraf/Baparekraf. Sehingga, Festival Kota Tua Majene 2021 yang mengusung tema "Mencintai, Menjaga, dan Melestarikan Budaya Sulbar Marasa" ini diharapkan dapat menjadi momentum percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Barat.

"Mudah-mudahan dengan festival ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Barat bisa menjadi lokomotif untuk membangkitkan dan mengembangkan pariwisata kita yang berbasis wisata alam. Misalnya di Kepulauan Barakkang dan Pulau Karampuang yang biasa dimanfaatkan untuk snorkeling dan diving," jelasnya.

Dalam hal ini, Sandiaga melihat masih banyak potensi wisata yang dimiliki oleh Sulawesi Barat. Mulai dari Pantai Dato dan Pemandian Air Panas Limboro di Kabupaten Majene, Kawasan Wisata Tondok Bakaru di Kabupaten Mamasa, Hutan Mangrove di Pantai Rangas Kota Mamuju, dan masih banyak lainnya.

"Provinsi Sulawesi Barat juga memiliki keanekaragaman suku dan budaya serta sejumlah peninggalan sejarah. Sehingga ini bisa kita kembangkan ke depan dan kita perlu meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengembangkan potensi-potensi ini," tambahnya.

Lebih lanjut, Menparekraf berharap dengan adanya Festival Kota Tua Majene 2021 dapat menggaungkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Barat.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)