LANGIT7, Jakarta - Perusahaan milik artis Baim Wong, PT Tiger Wong Entertainment mendaftarkan Citayam Fashion Week sebagai kekayaan intelektual dalam merek jasa. Citayam Fashion Week terdaftar dengan nomor permohonan JID2022052181.
Pendaftaran Citayam Fashion Week sebagai Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) memicu reaksi netizen. Pada media sosial Twitter sejumlah kata kunci seperti Baim Wong, HAKI, Citayam Fashion Week hingga Stolen by Rich menjadi topik populer.
Mayoritas warganet mengkritik tindakan perusahaan Baim Wong sebagai tindak niretika. Figur-figur publik juga ikut berkomentar soal Citayam Fashion Week sebagai merek dagang PT Tiger Wong Entertainment.
Baca juga: Perusahaan Baim Wong Daftarkan Citayam Fashion Week Sebagai Merek Jasa“Daftarin OPEN MIC ke HAKI. Daftarin ROASTING ke HAKI. Daftarin CITAYAM FASHION WEEK ke HAKI. Serakah banget jadi manusia,” cuit komika Ernest Prakasa dalam sebuah utas, Ahad (24/7/2022).
Menurut Ernest, HAKI adalah upaya untuk melindungi kreator. Sehingga pekerja kreatif bisa sejahtera dari ide dan karya mereka sendiri.
“Bukannya dulu-duluan maen sikat mumpung belom ada yang daftarin. Tolong lah dipake akal sehat & hati nuraninya,” imbuhnya.
Baca juga: Cara Desainer Saudi Dukung Fesyen, tapi Tetap Peduli LingkunganFounder of Drone Emprit and Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi merespons pemberitaan perusahaan Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven yang mendaftarkan brand Citayam Fashion Week ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) juga menyuarakan hal serupa.
“Created by the poor Stolen by the rich,” cuitnya.
Politisi Budiman Sudjatmiko juga menulis di berandanya: Moga-moga setelah hari ini membaca berita ada ide orang miskin, #citayamfashionweek, namanya dipatenkan selebritis borju, gak membuatku mencurigai kaum itu secara keseluruhan seperti masa remajaku dulu. Sayup-sayup terdengar "Created by the poor, stolen by the rich"
Baca juga: Makin Ramai, Kawasan Dukuh Atas Dikeluhkan Minim Fasilitas KebersihanAfwan Riyadi, musisi grup Nasyid Izzatul Islam di Twitternya @af1_ menulis: Created by the Poor Stolen by the Rich Emang orang kaya ini hobbynya cuma 2. Kalau gak ngerusuhin kesenangan orang-orang miskin, ya ambil alih.
Menurut Sosiolog, fenomena Citayam Fashion Week merupakan bagian pembentukan budaya baru yang dilakukan anak-anak muda. Itu patut diapresiasi karena digagas oleh anak-anak muda menengah ke bawah.
Baca juga: Instagram Rilis Fitur Baru untuk Reels, Mirip TikTok“Salah satu karakter kaum muda adalah pencipta budaya dan kebudayaan youth culture. Fenomena Citayam Fashion Week mempunyai efek budaya dari kebudayaan tersebut,” kata Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Derajat Sulistyo Widhyarto, dikutip laman resmi UGM.
Anak-anak muda yang melakukan peragaan busana mayoritas berasal dari kota-kota penyangga Jakarta. Mereka juga berasal dari keluarga menengah ke bawah. Itu seolah melawan arus fenomena budaya konsumerisme dan pamer kemewahan para pegiat dan influencer medsos.
(sof)