LANGIT7.ID, Jakarta - Program Masterclass Pengembangan Skenario Film, TV, dan media streaming over the top (OTT) atau SCENE 2022 menjadi momentum bagi industri film menemukan ide-ide cerita dan skenario inovatif yang baru, segar, dan menarik.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf),
Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan program SCENE menjadi jembatan bagi pelaku industri film, televisi, dan OTT menemukan ide-ide cerita skenario baru dari para penulis skenario.
"Tahun ini, program SCENE diikuti oleh 216 penulis yang berasal dari lima kota di Indonesia yaitu Bogor, Semarang, Banda Aceh, Jambi, dan Banjarmasin," ujar Sandiaga dalam keterangannya Rabu (27/7/2022).
Baca juga: Nostalgia Film Lorong Waktu di Masjid Raya BaitussalamMenurut Sandiaga, 216 penulis ini telah dikurasi menjadi 20 penulis terpilih yang ide ceritanya ditampilkan dalam SHOWCASCENE, forum tersebut juga akan memberikan akses bagi industri memproduksi skenario-skenario.
"Forum ini kami desain untuk menjembatani para penulis skenario dan industri serta memberikan akses bagi industri untuk memproduksi skenario-skenario," kata Sandiaga.
Menurutnya, program ini bertujuan untuk menunjang perkembangan industri pertelevisian yang kian pesat di masa pandemi COVID-19. Di mana, televisi tidak sekadar menjadi media saja, tapi televisi juga menjadi konten yang disajikan kepada konsumennya.
"Karena pengguna internet di Indonesia mencapai 73,7 persen dari total 275 juta populasi. Sementara, tingkat mobile connection mencapai 125,6 persen dan aktivitas menonton film atau serial sekarang dilakukan pada device dan smartphone kita maupun pada tab, dan televisi konvensional menjadi salah satu opsional," katanya.
Baca juga: Pengabdi Setan 2: Communion jadi Film Pertama Indonesia Gunakan Teknologi IMAXAdapun ke-20 penulis yang karyanya ditampilkan dalam acara ini adalah:
1. NG Hany Wibowo (Penari Cokek Betawi)
2. Suwarni (Gang Istri Simpanan)
3. Muhammad Novel (Ada Jago)
4. Nadia (Tara Challenge)
5. Alex (Tebingpun Tersenyum)
6. Kautzar Dhali (Jejak Para Babi)
7. Surtika Cahaya Sari (Penghuni Baru)
8. Ginanjar Teguh Iman (Bulan Merah)
9. Teguh Santoso (Papi Cemot Gendruwo)
10. Dhanny Wijaya Setiawan (Sekaligus)
11. Indra Pratama (Tuhan, Mengapa Aku Wandu)
12. Thomas Lidri kusuma (Trampo one)
13. H Niken Suryatmini (Kamu, Dan Aku, Bukan Mereka)
14. Andi Jusiman (Kalihara)
15. Zainal (Tigarun Tiga Rasa)
16. Marwa'Idah (5 Cangkir Kopi)
17. Indah Purnama Sari (Menari Dalam Sunyi)
18. Absari Jafar (Songket Sutra)
19. Muhammad Faris Mukammil (Esok Peluru Datang)
20. Putri Riswani (Aceh Menanti)
(sof)